Jelang Arus Mudik, Jasa Marga Tingkatkan Layanan Tol di Jateng

29 / 05 / 2019 - in News
WhatsApp Image 2019-05-28 at 6.24.28 PM

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan kelompok usahanya di wilayah Jawa Tengah terus berkoordinasi guna menyiapkan pelayanan optimal kepada para pemudik yang hendak menuju Jawa Tengah saat libur Lebaran tahun 2019. Dalam diskusi di Kantor PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Selasa (28/5), Direktur Utama PT JSB Arie Arianto menyampaikan, ada beberapa titik lokasi rawan kepadatan di Jalan Tol Batang-Semarang, yakni Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, GT Weleri, GT Kaliwungu, akses masuk rest area, dan Simpang Susun Krapyak. Selain kemungkinan melakukan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, ditambah lagi antisipasi kebijakan satu arah (one way) hingga SS Krapyak, PT JSB bersiap menempatkan petugas di lokasi-lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan, berkoordinasi dengan Kepolisian terkait, serta menyosialisasikan nomor call center PT JSB.

Keselamatan (safety) menjadi sorotan oleh PT JSB. Arie berujar, “Dua penyebab kecelakaan yang sering terjadi adalah pecah ban dan mengantuk. Jadi, penting untuk mempersiapkan kondisi tubuh dan kendaraan sebelum bepergian selain itu mempersiapkan kecukupan saldo emoney, utk membantu kelancaran transaksi di Gerbang Tol” pesannya.

Persiapan matang juga dilakukan terhadap Jalan Tol Semarang ABC yang merupakan akses kendaraan ke arah Pantura, jalan nasional ke arah Yogyakarta, dan jalan nasional ke arah Solo. DGM Operation Jasa Marga Cabang Semarang Mulyanto menyatakan, puncak arus mudik pada GT Krapyak 1 diproyeksi terjadi pada tanggal 1 Juni 2019 (H-4) dengan asumsi 21.324 kendaraan. Jumlah gardu di GT tersebut adalah 7 unit dan bila diperlukan dapat dimanfaatkan 4 mobile reader. Sebanyak 2 mobile reader juga disiapkan di GT Krapyak 2. Bentuk pelayanan transaksi lainnya ialah penambahan lokasi top up drive thru di GT Tembalang, Manyaran, dan Srondol serta penyediaan layanan gerak oleh bank di rest area di lokasi TI KM 05+000.

Pada kesempatan sama, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) David Wijayatno juga memaparkan upaya pihaknya dalam meningkatkan pelayanan Jalan Tol Semarang-Solo yang dikelolanya menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2019. Peningkatan pelayanan tersebut guna mengantisipasi kepadatan di sejumlah titik, khususnya gerbang tol.

WhatsApp Image 2019-05-28 at 6.24.29 PM

Mengingat karakteristik lalulintas di ruas Semarang-Solo bukan hanya pemudik saja, tapi juga pengguna jalan yang akan bersilaturahmi atau rekreasi, sehinga diprediksi lalulintas yang menuju Timur maupun sebaliknya akan seimbang, untuk itu PT TMJ telah menambah jumlah gardu operasi di gerbang tol Banyumanik dari sebelumnya 12 unit menjadi total 32 unit atau bertambah 20 unit gardu otomatis. Dengan tambahan 20 gardu otomatis, kapasitas gardu meningkat, sehingga diharapkan tidak terjadi antrean di GT. Selain itu, V/C ratio masih di angka 0,6-0,7 saat puncak arus mudik nanti.

PT TMJ juga menyiapkan 40 unit mobile reader dan petugas on call sebanyak 59 orang. PT TMJ juga menambah mesin Electronic Data Capture (EDC) dan mengganti EDC lama dari semua bank yang bekerja sama dalam program cashless di setiap gerbang sehingga pemakai jalan nanti bisa memperoleh kemudahan untuk top up e-Toll.

Tambah pula, pada Rest Area 429A, juga tersedia top up di gerai/retail, termasuk top up di layanan ATM Center. Sebagai persiapan, pemudik dapat mengisi saldo maksimal hingga Rp2 juta dalam satu kartu e-Toll atau pastikan cukup hingga tujuan, sebelum memulai perjalanan melalui jalan tol.



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix