Jalan Tol Solo-Ngawi Resmi Beroperasi

29 / 11 / 2018 - in News
WhatsApp Image 2018-11-28 at 5.44.25 PM

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi, kemarin (28/11). Dengan diresmikannya Segmen Sragen-Ngawi sepanjang 51 Km ini, maka Jalan Tol Solo-Ngawi dengan total panjang 90,43 Km sudah resmi beroperasi seutuhnya.

Peresmian yang dilangsungkan di Rest Area Km 538 ini ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

Presiden Jokowi menegaskan peresmian ini sebagai salah satu tanda Jalan Tol Trans Jawa akan tersambung di akhir 2018. “Ini artinya sebentar lagi dari Jakarta hingga Surabaya di akhir tahun ini InshaAllah sudah tersambung semuanya. Masih ada beberapa yang kurang, seperti Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga-Solo dan Wilangan-Kertosono yang ditargetkan selesai akhir Desember 2018,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menambahkan, dengan selesainya jalan tol dari Jakarta ke Surabaya ini, para Kepala Daerah bisa mengintegrasikannya dengan kawasan-kawasan industri, baik yang baru maupun lama. Begitu pula mengintegrasikannya dengan kawasan-kawasan wisata. “Jangan sampai jalan tol ini berdiri sendiri sebagai jalan tol. Semuanya harus diintegrasikan sehingga manfaatnya betul-betul maksimal. Mobilitas orang, mobilitas barang, semuanya bisa melalui jalan tol ini, bisa berjalan dengan cepat,” tambahnya.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN), David Wijayatno berharap dengan Jalan Tol Solo-Ngawi yang telah beroperasi penuh ini dapat menjadi salah satu upaya dalam memecah masalah transportasi darat, turut mendukung distribusi logistik dan menciptakan konektivitas baru. Dengan ini, dampak positif bagi ekonomi kawasan secara umum dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar Jalan Tol Solo-Ngawi. “Dengan beroperasi penuh, Jalan Tol Solo-Ngawi dapat memangkas waktu tempuh dari yang semula 3 jam dengan menggunakan jalur yang ada, sekarang dapat ditempuh hanya dalam waktu 1,5 jam. Selain itu diharapkan dapat membuka akses-akses wilayah sepanjang Sragen hingga Ngawi serta meningkatkan perekonomian daerah, salah satunya memberikan kemudahan akses ke destinasi pariwisata seperti Tawangmangu dan Sangiran,” ujar David.

WhatsApp Image 2018-11-28 at 5.44.27 PM

Jalan Tol Solo-Ngawi akan menghubungkan beberapa daerah terutama Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen di Jawa Tengah dan Kabupaten Ngawi di Jawa Timur. Untuk mempermudah pengguna jalan mengakses jalan tol ini, saat ini telah dioperasikan lima Gerbang Tol (GT), yakni GT Colomadu, GT Ngemplak, GT Karanganyar, GT Sragen, dan GT Ngawi serta akan segera dibuka 3 (tiga) GT tambahan pada awal tahun 2019 untuk lebih mempermudah masyarakat mengakses Jalan Tol ini, yaitu GT Bandara Adi Soemarmo, GT Gondangrejo (akses arah Purwodadi) serta GT Sragen Timur (berada di Kecamatan Sambungmacan, Sragen sebagai akses arah Mantingan).

Beroperasi penuhnya Jalan Tol Solo-Ngawi menambah lengkap jaringan mega-proyek Jalan Tol Trans Jawa yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Teks : Sigit A

Foto : Jasa Marga



Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel