Jalan Tol Pertama di Kalimantan Ditargetkan Beroperasi April 2019

12 / 02 / 2019 - in News
Tol Balikpapan-Samarinda

Progres pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan panjang 99,35 kilometer (km) sejauh ini telah mencapai 85,7 persen. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkannya dapat beroperasi pada April mendatang. Pemerintah sebelumnya menargetkan pembangunan jalan bebas hambatan di Provinsi Kalimantan Timur dan yang pertama di Pulau Kalimantan itu akan rampung pada Desember 2018.

Tol Balikpapan-Samarinda terdiri dari lima seksi, yaitu Seksi I Balikpapan-Samboja sepanjang 22,03 km; Seksi II Samboja-Muara Jawa 30,98 km; Seksi III Muara Jawa-Palaran 17,50 km; Seksi IV Palaran-Samarinda 17,95 km; dan Seksi V Balikpapan-Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 km.

Kementerian PUPR melalui keterangan resminya, Selasa (12/Feb/2019) menjelaskan, Seksi I Balikpapan-Samboja kini dalam tahap konstruksi dengan progres 96,82 persen dan ditargetkan rampung pada April 2019. Seksi II progres konstruksi sebesar 83,73 persen dan Seksi III Muara Jawa-Palaran progresnya mencapai 97,21 persen. Seksi II dan III ditargetkan rampung pada Maret 2019. Sedangkan Seksi IV Palaran-Samarinda progresnya telah mencapai 75,33 persen yang ditargetkan selesai pada Juli 2019, dan Seksi V Balikpapan-Bandara Sepinggan progresnya mencapai 68 persen dengan target Agustus 2019 selesai.

Pembangunan proyek Tol Balikpapan-Samarinda senilai Rp 9,9 triliun itu dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) adalah PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda yang mengerjakan Seksi II, III, dan IV dengan total panjang 66,43 km.

Kehadiran Tol Balikpapan-Samarinda diklaim dapat memangkas waktu tempuh dari Kota Balikpapan menuju Kota Samarinda menjadi satu jam, dari sebelumnya yang menghabiskan waktu hingga tiga jam. Jalan tol ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mengurangi biaya logistik, sehingga mampu mendorong pengembangan kawasan-kawasan industri yang bergerak di sektor kelapa sawit, batu bara, migas, dan pertanian.

 

Editor: Antonius
Foto: KemenPUPR



Related Articles

Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix