Iron Bird Bidik Megaproyek Pemerintah di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur

16 / 01 / 2016 - in News

PT Iron Bird Transport yang merupakan anak perusahaan dari Blue Bird Group ini, menargetkan kinerja perusahaannya dapat meraup pendapatan hingga 35 persen di 2016. Hal ini sesuai dengan rencana kerja yang dijelaskan secara tertulis oleh Ian Sudiana selaku Vice President PT Iron Bird Transport (Blue Bird Group), yang menyatakan bahwa pihaknya mengusung resolusi pendapatan 2016 dapat tumbuh hingga 35 persen.

Target pendapatan ini, menurut Ian, dipatok berdasarkan realisasi profit di 2015. “Harus tumbuh minimal 35 persen dari tahun sebelumnya dengan proyeksi utama melanjutkan proyek yang sudah kami jalankan,” katanya.

Sehubungan dengan target pencapaian pendapatannya di tahun ini, proyek yang dimaksudkan oleh Ian adalah menyuplai logistik pembangunan mass rapid transit (MRT) di Jakarta dan sekitarnya, yang merupakan megaproyek infrastruktur yang selama ini sedang dikebut penyelesaiannya oleh pemerintah Joko Widodo (Jokowi).

Ian tak menampik jika program percepatan pembangunan infrastruktur dari pemerintah Jokowi, membawa angin segar bagi pertumbuhan pendapatan Blue Bird Group terutama bagi PT Iron Bird Transport.

Pasalnya, selain proyek MRT yang direncanakan pemerintah akan selesai di 2018, di 2016 ini PT Iron Bird Transport juga sedang membidik megaproyek infrastruktur lainnya di luar Pulau Jawa.

“Saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur, untuk itu kami sangat optimistis akan banyak memberikan peluang bagi kami di tahun ini,” ungkap Ian dengan nada yakin.

Teks : Antonius S

Sumber foto Istimewa



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix