Ini Tantangan Teknis Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

27 / 07 / 2021 - in Berita

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan, pertimbangan yang melatarbelakangi dibangunnya Tol Semarang-Demak adalah seringnya terjadi banjir rob di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Banjir rob menimbulkan kerugian ekonomi karena menghambat arus transportasi orang, barang, dan jasa. Dalam hal ini Hedy menjelaskan bahwa solusi penanganan banjir dan peningkatan konektivitas berupa infrastruktur tanggul laut (sea dike) yang terintegrasi dengan tol, tepatnya Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Semarang/Kaligawe-Sayung).

“Teknologi bahan, material, dan rekayasa teknik telah diterapkan dalam pembangunan jalan tol ini. Tetapi tentu ada beberapa tantangan teknis dalam membuat tanggul raksasa di laut yang menarik untuk dikaji,” tutur Hedy. Ia menambahkan bahwa salah satu tantangan rekayasa terbesar yang perlu dikelola adalah kondisi geoteknik dan geologi di lokasi pembangunan.

Dalam konteks ini terdapat lapisan tanah lunak dan compressible layers cukup tebal dengan kedalaman 40-50 meter. Sedangkan bangunan tanggul laut Tol Semarang-Demak memiliki ketebalan tinggi 15 meter dengan lebar lebih dari 110 meter.

Sebagai informasi, Tol Semarang-Demak  dengan total panjang mencapai 26,7 kilometer (km) terbagi menjadi dua seksi, yaitu Seksi 1 (Semarang/Kaligawe-Sayung) sepanjang 10,39 km dan Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 km.

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix