Ini Siasat AP II Genjot Pendapatan Kargo hingga 100 Persen pada 2021

13 / 09 / 2020 - in Berita

PT Angkasa Pura II (AP II) berupaya memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk memperbaiki proses bisnis di bidang pergudangan kargo yang sekaligus mampu menjadi pengganti pendapatan dari sebelumnya mengandalkan penumpang. Dalam pelayanan bisnis gudang kargo, selama ini AP II bekerjasama dengan beberapa operator gudang kargo.

Namun, dalam perjalanannya ada ketidakseragaman dalam kontribusi pendapatan masing-masing operator per meter persegi. Sistem penaganan yang cenderung manual dalam bisnis kargo selama ini, di mana banyak barang tidak tertata dengan sistem racking dinilai belum menerapkan standarisasi yang baik.

Demikain pula dalam sistem pelaporan data produksi serta pendapatan yang belum real-time dan tracking barang dengan sistem barcode yang belum berjalan menyebabkan ketepatan pelaporan tidak maksimal. Untuk itu, direktorat komersial AP II melakukan terobosan dalam pengelolaan gudang kargo dengan memberlakukan clustering atau pengelompokan ruang kargo untuk dikomersilkan tahun ini.

Beberapa hal utama menjadi fokus kita dalam bisnis kargo di masa depan, yaitu memiliki sistem pengelolaan gudang kargo berbasis teknologi, kemampuan melakukan tracking kargo dan laporan real-time dan tentunya mendapatkan pengelola gudang kargo yang kredibel,”ujar Ghamal Peris, Direktur Komersial, PT Angkasa Pura II dalam siaran pers (12/9).

Dengan sistem terintegrasi, mengandalkan perlangkat lunak, aplikasi dan hal lainnya yang dapat mengatur hingga kegiatan kecil, seperti sistem racking dan roller menjadi salah satu fokus manajemen saat ini.

Sistem ini dipercaya dapat meningkatkan produktvitas hingga 30 persen sehingga pelayanan pun dapat ikut meningkat. Selain itu, dengan adanya sistem tersebut laporan yang bersifat realtime untuk menjaga kelancaran dalam laporan terutama finansial dapat terwujud.

Kami mengundang pengelola kargo internasional dan nasional untuk berkompetisi memenangkan pengelolaan cluster 2 lini 1 yang luasnya sekitar 16.000 meter per segi. Sejauh ini sudah cukup banyak pengelola kargo yang menyatakan kepeminatannya. Kami akan memastikan bahwa bandara sekelas Soekarno-Hatta akan dikelola oleh pemain kargo kreibe,”tambahnya. Melalui model bisnis ini tiap pengelola dapat dikontrol dengan lebih baik, ditambah diharapkan pendapatan dari kargo naik 100 persen di akhir 2021.

Teks: Abdul

Foto: AP II



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix