Ini Jadwal Pembatasan Operasional Truk Jelang Nataru 2019-2020

18 / 12 / 2019 - in News

Pembatasan operasional truk angkutan barang kembali digelar selama masa angkutan natal dan tahun baru (nataru) pada tahun ini. Kebijakan ini telah diatur melalui Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 72 Tahun 2019 tentang Pengaturan Lalu lintas Operasional Mobil Barang Selama Masa Angkutan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.

Sesuai PM 72 Tahun 2019, pembatasan operasional truk barang ini berlaku di beberapa ruas tol dan jalan nasional selama masa angkutan nataru 2019-2020 melibatkan kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih; truk dengan kereta tempelan atau kereta gandengan; serta truk pengangkut bahan galian (tanah, pasir, batu), bahan tambang atau bahan bangunan.

Pembatasan operasional ini akan berlaku mulai Jumat (20 Desember 2019) pukul 00.00 WIB sampai dengan Sabtu (21 Desember 2019) pukul 24.00 WIB di dua arah jalan tol ruas Jakarta-Tangerang-Merak; Jakarta-Bogor-Ciawi; Semarang-Solo; Pandaan-Malang; ruas Tol Prof. Soedyatmo; Lingkar Luar Jakarta. Termasuk di jalan nasional (jalnas), seperti jalur Mojokerto-Caruban; Tegal-Purwokerto; Medan-Berastagi-Tanah Karo; Medan-Pematang Siantar-Parapat Simalungun; Sukabumi-Ciawi; Serang-Tangerang; Gerem-Merak; Yogyakarta-Klaten-Solo; Yogyakarta-Magelang-Bawen; Pandaan-Malang, dan jalur Bandung-Nagreg-Tasikmalaya.

Pembatasan satu arah juga berlaku di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah ke Cikampek; ruas Tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi arah ke Cileunyi; jalan nasional Probolinggo-Lumajang arah ke Lumajang, dan jalan nasional Denpasar-Gilimanuk arah ke Denpasar.

Sementara memasuki masa angkutan nataru, pembatasan operasional truk barang ini mulai berlaku pada Rabu (25 Desember 2019) pukul 00.00 WIB-24.00 WIB di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah ke Jakarta.

Sedangkan pada Selasa (31 Desember 2019) pukul 00.00 WIB sampai dengan Rabu (1 Januari 2020) pukul 24.00 WIB, pembatasan operasional truk barang yang dimaksud akan diberlakukan dua arah di ruas tol Jakarta-Tangerang-Merak; Jakarta-Bogor-Ciawi; Semarang-Solo; Pandaan-Malang; ruas Tol Prof. Soedyatmo; Lingkar Luar Jakarta; jalnas Mojokerto-Caruban; jalnas Tegal-Purwokerto; jalnas Medan-Berastagi Tanah Karo; jalnas Medan-Pematang Siantar-Parapat Simalungun; jalnas Sukabumi-Ciawi; jalnas Serang-Tangerang; jalnas Gerem-Merak; jalnas Yogyakarta-Klaten-Solo; jalnas Yogyakarta-Magelang-Bawen; jalnas Pandaan-Malang; dan jalnas Bandung-Nagreg-Tasikmalaya.

Pembatasan satu arah akan diberlakukan di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah ke Cikampek; ruas Tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi arah ke Cileunyi; jalnas Probolinggo-Lumajang arah ke Lumajang, dan jalnas Denpasar-Gilimanuk arah ke Denpasar.

Terkait pembatasan operasional di jalnas Pandaan-Malang serta jalnas Bandung-Nagreg-Tasikmalaya pada 20-21 Desember 2019 dan 31 Desember 2019-1 Januari 2020, hanya berlaku untuk truk pengangkut tanah dan pasir.

Pembatasan operasional ini tidak berlaku bagi truk pengangkut BBM atau BBG; barang ekspor/impor dari dan ke pelabuhan ekspor/impor; air minum dalam kemasan; ternak; pupuk; hantaran pos dan uang, dan barang-barang kebutuhan pokok (beras, tepung terigu, jagung, gula, sayur dan buah-buahan, daging, ikan, daging unggas, minyak goreng dan mentega, susu, telur, garam, kedelai, bawang, cabai).

Namun demikian, bagi truk pengangkut barang yang tidak terkena pembatasan operasional tadi mesti dilengkapi dengan surat muatan (manifes barang), yang dibuat dan diterbitkan oleh pihak pemilik atau pengirim barang yang diangkut tersebut dan harus ditempelkan di kaca depan kendaraan sebelah kiri.

 

Editor: Antonius
Ilustrasi: Dok. TruckMagz

 

 

 



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix