Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Pameran Logistik Terbesar Dunia

17 / 02 / 2016 - in Berita

Setelah sukses menyelenggarakan CeMAT di lima negara (Jerman, Cina, Rusia, India dan Australia), Deutsche Messe selaku penyelenggara mulai melirik kawasan Asia Tenggara. Rencananya, Indonesia bakal dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan acara, karena dianggap memiliki posisi strategis khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Rencananya, acara ini akan diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang Selatan pada 28 Februari -3 Maret  2017. Penyelenggaraan acara ini bertepatan dengan momentum integrasi pasar tunggal MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang kini menjadi salah satu logistic hub terpenting di dunia.

“Kawasan ini menawarkan peluang bisnis yang luar biasa bagi perusahaan logistik. Kami ingin menunjukkan seluruh rangkaian nilai logistik. Ini pertama kalinya kami menampilkan event CeMAT bersamaan dengan pameran logistik penunjang, yakni TransAsia Jakarta dan ColdChain Indonesia,” kata Andreas Gruchow, salah seorang anggota Dewan Deutsche Messe.

Keseriusan penyelenggaraan CeMAT di kawasan Asia Tenggara ini bisa dilihat dari upaya Deutsche Messe menggandeng ITE Group plc, Inggris, melalui PT Debindo-ITE untuk bersama menyelenggarakan CeMAT Southeast/TransAsia Jakarta/ColdChain. Hal ini dilakukan untuk menampilkan cakupan komprehensif solusi intralogistik dan eksternal logistik dari satu atap.

“Deutsche Messe menyelenggarakan CeMAT Shoutheast Asia, TransAsia Jakarta dan ColdChain Indonesia, berpartner dengan perusahaan pameran yang bertempat di Inggris, yaitu ITE. Kami sudah bekerja sama dengan ITE pada CeMAT Rusia yang berjalan dengan baik dan kami senang sekarang melanjutkan kerjasama sampai ke Indonesia,” tutur Gruchow.

Pihak penyelenggara acara memperkirakan akan menarik 200 peserta dalam pameran ini, dengan pengunjung dari berbagai negara terutama di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu CeMAT yang akan digelar di Indonesia ini akan menyiapkan ruang pameran seluas 10 ribu meter persegi agar dapat menampung semua peserta.

Produk yang dipamerkan terdiri dari berbagai jenis produk, diantaranya truk industri, sistem logistik lengkap, rack dan sistem pergudangan, crane dan lifting equipment, access platform, auto ID system, solusi logistik menggunakan robot dan teknologi pengepakan dan jasa logistik semacam freight forwarding, pengoperasian terminal, infrastruktur transpor, kendaraan transpor dan jasa CEP.

Sementara itu, Laurent Noel selaku Direktur Industri, Transport dan Logistik dari ITE Group Pte, merasa senang bisa menyatukan dua organisasi pameran dagang yang memimpin di dunia, yaitu ITE (di sektor logistik transpor) dan Deutsche Messe (material handling dan intra logistik). ”Sekarang saat paling tepat menggelar eksibisi ini, mengingat tahun 2017 pemerintah Indonesia akan menyelesaikan bagian pertama dari proyek infrastruktur baru di Jawa, Sumatra dan Kalimantan yang akan merangsang pertumbuhan perekonomian setempat,” terang Noel.

Penyelenggaraan CeMAT Southeast Asia ini juga didukung oleh pihak pemerintah antara lain Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR. Termasuk asosiasi seperti Kadin, ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia), ALI (Aliansi Logistik Indonesia), SCI (Supply Chain Indonesia). Sedangkan dukungan dari dunia internasional datang dari VDMA (German Engineering Association) dan FEM (European Federation of Materials Handling).

Teks : Citra D. Vresti Trisna

Foto : Pebri Santoso



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix