Indonesia Pimpin AFFA Kedua Kali, Yukki Tekankan Kolaborasi

16 / 11 / 2018 - in Berita

Yukki Nugrahawan Hanafi, Chairman ASEAN Federation of Forwarders Association (AFFA) terpilih kembali menjadi pucuk pimpinan AFFA periode 2018-2020. Yukki terpilih secara aklamasi dalam pemilihan yang diikuti sembilan negara, minus Brunei Darussalam yang tidak hadir dalam 28th AFFA Annual General Meeting di Empress Resort and Spa, Kamboja, Jumat (16/Nov/2018).

Yukki mengatakan bersyukur bahwa Indonesia terpilih dalam chairmanship AFFA periode kedua. “Hal ini membuat kita berbangga karena kita dapat berjuang di tingkat ASEAN agar jadi lebih baik,” kata Yukki usai pemilihan. Selain itu, Yukki menambahkan, kiprah di AFFA juga dalam upaya meningkatkan daya saing dari sisi Indonesia.

AFFA akan fokus di agenda utama, yaitu di bidang pendidikan melalui AFFA Logistics Institute yang sudah diketahui Sekretariat ASEAN. Program ini juga bekerja sama dengan Jepang. Agenda AFFA lainnya, yaitu trade facilitation yang dibagi menjadi tiga subkomite. Subkomite itu masing-masing multimoda transport, safety and security, serta liabilities insurance.

Dari 10 asosiasi yang mewakili 10 negara ini ada 8.214 anggota, sebagian besar perusahaan kecil dan menengah. “Bagaimana memperjuangkan kerja sama dan kolaborasi di anatara pelaku logistik ASEAN, dari economic scale ke economic speed. Kolaborasi adalah hal utama,” kata Yukki.

AFFA periode 2018-2020

Selain itu, ada agenda besar yang sydah disepakati, yaitu ASEAN connectivity pada tahun 2025.  “Ini jadi agenda utama dan tugas kami memberikan masukan ke pemerintah mengenai pergerakan barang dan orang yang akan terjadi,” imbuh Yukki.

ASEAN connectivity ini ada yang sudah diratifikasi. “Kita perlu hati-hati terutama yang berkaitan dengan cross border. Ada waktu tersisa tujuh tahun untuk memperbaiki yang dirasa kurang. Itu sebabnya ALFI merasa penting berada di AFFA agar kami bisa memberikan informasi kepada pemerintah,” katanya.

Dalam jangka pendek, Yukki akan berusaha yang terbaik. Pertumbuhan ekonomi ASEAN ini nomor tiga di ASEAN dan nomor enam di dunia. “Pertumbuhan ini menciptakan peluang. Jangan sampai kue itu hanya dinikmati negara yang sudah maju di ASEAN saja. Saya tidak menutup diri kalau PMA masuk ke Indonesia. Tetapi, para pelaku usaha nasional juga harus berkembang,” katanya.

Sementara itu Iman Gandi, Executive Director AFFA mengatakan, kolaborasi dan spirit dari semua anggota AFFA kini jauh lebih baik. Perkembangan anggota dari masing-masing asosiasi naik tajam..”Keterikatan dengan sekretariat ASEAN yang kian baik bisa menjadi salah satu penyebab Indonesia terpilih kembali memimpin AFFA,” kata Iman. Iman mengatakan, selain AFFA board, tahun ini dibentuk advisory board dengan chairman Suwit Ratanachinda (Thailand) dan member Chris Kanter (Indonesia).

Sementara itu, susunan AFFA board 2018-2020 sebagai berikut.
Chairman: Yukki Nugrahawan Hanafi (Indonesia)
Vice Chairman: Alvin Chua (Malaysia)
Honorary Secretary: Stanley Lim (Singapura)
Honorary treasurer: Kettivit Sitisantornwong (Thailand)
Deputy Hon. Secretary: Hiep Le Duy (Vietnam)

 

Teks: Ratna Hidayati
Editor: Antonius
Foto: Istimewa



Related Articles

Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix