Implementasi Zero ODOL Butuh Dukungan dan Sinergi Berbagai Pihak

15 / 10 / 2020 - in Berita

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan bahwa pembenahan kendaraan berkelebihan dimensi dan muatan atau over dimension & overload (ODOL), perlu segera diterapkan karena dampak negatifnya dalam berbagai aspek.

“Berdasarkan data Kementerian PUPR, misalnya. Kerugian negara pada tahun 2018 mencapai Rp 43 triliun untuk perbaikan jalan nasional akibat dilewati truk-truk ODOL,” kata Setijadi melalui keterangan resminya, Kamis (15/10).

Menurut Setijadi, penggunaan truk ODOL juga merugikan pengusaha truk sendiri, seperti konsumsi BBM dan biaya perawatan yang meningkat sekitar 15 persen. Kerusakan jalan juga menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan yang berdampak pada penurunan produktivitas truk sekitar 15 persen-20 persen.

Berdasarkan data Korlantas Polri, kecelakaan truk akibat praktik ODOL di jalan raya secara nasional mengalami kenaikan, yakni sekitar 6,5 persen dari 109.215 kasus pada 2018 menjadi 116.395 kasus kecelakaan pada 2019.

Setijadi menjelaskan bahwa rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mencapai target zero ODOL tahun 2023 membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai pihak. Antara lain Kemenhub itu sendiri dan kementerian-kementerian terkait, seperti Kementerian Perindustrian, Polri, agen pemegang merek (APM), industri karoseri, perusahaan pengangkutan barang, perusahaan BUMN/BUMD/swasta pemilik barang, dinas perhubungan provinsi/kabupaten/kota, dan asosiasi terkait.

“APM, misalnya, bertanggung jawab dalam aspek produksi, pemasaran, dan proses impor armada. Sedangkan karoseri dalam aspek perakitan armada. Di lain sisi, pemilik barang bertanggung jawab sebagai pengguna pengangkutan barang dalam kontrak kerja sama dengan transporter,” ujarnya menerangkan.

Setijadi menambahkan, sinergi antar-beberapa perusahaan tersebut dapat dilakukan misalnya dalam rancang bangun armada, tentunya yang sesuai kebutuhan dengan tetap memenuhi kriteria teknis dan batasan peraturan. Selain itu, sinergi juga bisa dilakukan dengan pengembangan metode pengangkutan dan sistem pendistribusian barang yang lebih efisien dengan menerapkan teknologi informasi.

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix