HPPI: Terciptanya Pengemudi Berkeselamatan Tanggung Jawab Bersama

10 / 10 / 2019 - in News

Himpunan Profesi Pengemudi Indonesia (HPPI) kembali mengingatkan bahwa terciptanya pengemudi berkeselamatan merupakan tanggung jawab semua pihak. Tanggung jawab bersama baik dari Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, pabrikan truk, terutama pengusaha angkutan dan pemilik barang.

Semua pihak perlu berbagi peran dalam berbagai aspek mulai dari sosilasiasi keselamatan, edukasi atau pelatihan keselamatan dan program sertifikasi guna menjamin kompetensi para pengemudi. Terlebih dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan disebutkan bahwa pengemudi angkutan umum sebelum mendapatan Surat Izin Mengemudi (SIM) wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri untuk menciptakan pengemudi berkeselamatan. Butuh peran pihak lain, seperti APM (Agen Pemegang Merek) dengan teknologi penunjang keselamatannya dapat memberikan edukasi. Dan HPPI bisa mendukung lewat database pengemudi yang kita miliki,” kata Edy Suzendi, Ketua Umum HPPI saat ditemui di forum group discussion tentang keselamatan angkutan barang di gedung Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Jakarta (10/10/2019).

Senada dengan HPPI, Kepala Seksi Keselamatan Jalan Dishub Jawa Timur, Arjani Hia Putra mengatakan, terjadinya kecelakaan truk tidak bisa serta merta dibebankan pada pengemudi semata. “Pemilik barang seperti pabrik semen atau pupuk memaksa perusahaan pengakut untuk memuat berlebih. Pengemudi kan tinggal jalan saja disuruh bosnya,” ucapnya.

Terbatasnya sarana dan prasarana lantas membuat HPPI mengadakan pelatihan pengemudi secara swadaya. HPPI bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PT Transportasi Global Indonesia untuk memfasilitasi uji kompetensi dan program sertifikasi profesi.

“Ketika terjadi kecelakaan selalu pengemudi yang jadi kambing hitam. Padahal banyak dari mereka yang tidak paham soal regulasi, termasuk batasan daya angkut. Dia tahunya cuma diperintah perusahaan. Maka dari itu kita berinisiatif membuat pelatihan dan memfasilitasi sertifikasi,” tambah Edy.

 

Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Abdul



Related Articles

Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix