Hino Targetkan Jual 28 Ribu Unit Sepanjang 2017

03 / 03 / 2017 - in Berita

Pasar otomotif untuk kendaraan komersial mengalami pasang surut beberapa tahun ini, termasuk tahun 2016 yang lalu, tercatat penjualan untuk kendaraan komersial mengalami penurunan 12%. Tahun 2016 tercatat terjual 72.264 unit kendaraan, jumlah ini lebih sedikit dibanding 2015 sebesar 82.287 kendaraan untuk total keseluruhan light dan medium duty truck. Penurunan ini terjadi dikarenakan kondisi ekonomi yang belum stabil baik di Indonesia maupun global.

Namun dalam kondisi pasar yang tertekan, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) justru meraih hasil yang berbeda, dimana HMSI tercatat membukukan hasil yang positif dengan berhasil melego sebanyak 22.306 unit kendaraan. Hasil ini lebih baik dan meningkat 1.2% dibanding tahun lalu yang hanya berhasil melepas 22.014 unit. Ini menjadi bukti kekuatan dan ketangguhan Hino yang yang sudah hadir selama 35 tahun di Indonesia.

“Pada kuartal 4 tahun 2016 pasar mulai membaik seiring meningkatnya harga komodity, dan kami harapkan akan terus berlanjut di tahun 2017 ini. Dan kami optimis dapat meraih hasil yang lebih baik lagi ditahun ini, karena kami memandang situasi sulit itu dapat menjadi sebuah peluang bagi Hino”, Tutur Hiroo Kayanoki selaku Presiden Direktur HMSI.

Pasar Medium duty truck selama tahun 2016 mengalami kemunduran 0.61% jika dibanding tahun 2015, dimana pada tahun 2016 sebanyak 17.498 unit terserap oleh pasar, jumlah ini turun sedikit dibanding tahun 2015 yaitu 17.605 unit. Hino Ranger yang merupakan produk andalan Hino di segmen medium duty truck, pada tahun 2016 berhasil terjual sebanyak 10.518 unit, hasil ini sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan capaian tahun 2015 sebanyak 10.856 unit penjualan. Akan tetapi di tahun 2016 ini Hino Ranger tetap menguasai 60.11% market share untuk kategori ini.

“Membaiknya harga komoditas di semester II turut membantu meningkatkan penjualan Hino, terutama permintaan dari segmen tambang seiring mulai naiknya harga batubara sehingga permintaan FM 260 JD meningkat”, ungkap Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI.

Selama kurun waktu tahun 2016 pasar light duty truck terkoreksi cukup tajam, dimana pasar mengalami penurunan sebesar 15% dari sebelumnya di 2015 terjual 64.682 unit ditahun 2016 melorot diangka 54.766 unit. Akan tetapi Hino Dutro terus menunjukan kualitasnya dan dapat diterima oleh masyarakat. Tercatat selama tahun 2016 Hino Dutro menjadi satu-satunya produk yang tumbuh di pasar light duty truck yang berhasil terjual 11.788 unit atau naik 6% jika dibanding penjualan tahun 2015 lalu 11.158 unit. Selain penjualan unitnya yang naik, market share Hino Dutro pun meroket dari tahun 2015 tercatat 17% meningkat menjadi 22% di tahun 2016.

Memasuki tahun ke 35, Hino terus berkomitmen untuk berkontribusi membantu masyarakat Indonesia lewat beragam pilihan produk terbaik serta layanan Total Support, untuk memberikan solusi transportasi maksimum melalui biaya operasional minimum. Selain itu, hadirnya Hino di Indonesia turut berkontribusi dalam perekonomian Indonesia dimana Hino memiliki pabrik disini dengan kapasitas produksi hingga 75.000 unit per tahun dimana sebanyak 167 lokal supplier ikut berkembang bersama Hino.

Jaringan penjualan Hino hingga akhir fiskal year tahun 2016 terdapat 166 jaringan penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia, dan Hino terus berencana untuk memperluas jaringan penjualan, dan menargetkan hingga lebih dari 170 outlet di tahun 2017. Sejauh ini Hino telah memiliki 2.873 toko suku cadang yang ditargetkan bakal diperbanyak menjadi 3.073 toko suku cadang hingga akhir 2017.

Melalui penambahan jaringan penjualan dan purna jualnya, HMSI secara total memasang target 28.000 unit  di tahun 2017 dengan komposisi 14.000 unit medium duty truck untuk menguasai 65% pangsa pasar, dan untuk segmen light duty truck ditargetkan dapat terjual 14.000 unit atau menguasai 25% market share.

Santiko menegaskan, pihaknya optimis bisa membuat pencapaian lebih baik di tahun ini karena beberapa indikator ekonomi yang menunjukan tren positif, termasuk juga dengan adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di luar pulau Jawa yang sangat berdampak positif bagi penjualan truk Hino. “Kondisi keamanan Negara dan kurs mata uang cukup stabil dan terjaga, harga komoditas pun mulai membaik hal inilah yang membuat kita percaya 2017 industri kendaraan komersil kembali bergairah terlebih lagi pemerintah juga aktif untuk menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” tutup Santiko.

 

Teks: Sigit
Editor: Antonius
Foto: Abdul, HMSI

 



Related Articles

Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix