Hingga April 2020 Arus Peti Kemas Tanjung Priok Masih Melambat

19 / 05 / 2020 - in Berita

Di tengah pandemi Covid-19 arus peti kemas (throughput) di Pelabuhan Tanjung Priok sedikit menurun selama Januari-April 2020. Penurunan yang terjadi mencapai 2,12 juta Twenty-foot equivalent units (TEUs). Dampak daripada pandemi terhadap lalu lintas peti kemas cukup signifikan terlihat dari arus barang yang rendah berkisar 4% -5%. Meski pun pada April 2020 tercatat ada peningkatan 550.000 TEUs dibandingkan Maret 2020.
“Turunnya arus peti kemas pada periode Januari-April 2020 menunjukkan aktivitas ekspor dan impor masih melambat. Terutama dengan Tiongkok yang hingga kini masih menjadi kontributor utama arus peti kemas internasional di Pelabuhan Tanjung Priok,”kata Arif Suhartono, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dalam siaran persnya (18/5).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyebutkan kinerja ekspor Indonesia pada April 2020 mencapai 12,19 miliar US Dollar atau turun 7,0% dibanding ekspor April 2019. Sedangkan impor April 2020 tercatat 12,54 miliar US Dollar, turun 18,58% dibanding April 2019.Ia menambahkan, dampak pandemi corona menjadi tantangan dalam pemulihan perekonomian nasional dan juga global.

Meski begitu, pihaknya siap menjaga kelancaran arus ekspor-impor nasional. Pelindo II telah merespons pandemi Covid-19 dengan menerapkan prosedur kesiapsiagaan dan pencegahan di seluruh lini operasional.”Hal ini dilakukan agar setiap kapal dapat terlayani sesuai dengan jadwal kedatangannya tanpa terganggu adanya pembatasan aktivitas masyarakat secara umum,”tutupnya.

Teks: Abdul
Foto: Pelindo II



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix