Hindari Jackknife Truk Trailer

28 / 09 / 2021 - in Tips & Trik

Jackknife pada truk trailer mengacu pada situasi berbahaya di mana tractor head dan trailer pada posisi tidak sinkron sehingga membentuk huruf L atau V. “Istilah jackknife diambil dari kemiripan bentuk bilah pisau yang terlipat ke pegangan pisaunya,” kata Hamid Purwanto Kepala Bengkel Lestari Kalijaya, Driyorejo.

Untuk mengetahui bagaimana menghindari jackknife, pertama perlu memahami mengapa hal itu bisa terjadi. “Umumnya, jackknife terjadi karena ban kehilangan traksi. Traksi berkaitan dengan seberapa baik ban mencengkeram jalan. Jalan licin karena ada genangan air atau tumpahan minyak bisa menyebabkan ban kehilangan traksi,” jelasnya.

Fitur sistem pengereman yang bisa mengunci roda pada saat tertentu dapat dengan mudah menyebabkan jackknife. Penambahan anti-lock braking system (ABS) pada tractor head adalah  tindakan pencegahan yang efektif. Seperti namanya, rem tersebut dapat mencegah roda terkunci. Dalam sistemnya terdapat sensor yang mampu membaca pengereman yang tidak biasa. Ketika pengemudi menginjak rem dan berisiko proses pengereman yang terlalu lama hingga terkunci, sensor akan otomatis mengurangi tekanan rem pada roda.

Kecelakaan yang disebabkan jackknife dapat terjadi karena berbagai situasi. Penyebab paling umum sebagai berikut.

Kurangnya Traksi Roda

Ketika roda bersentuhan dengan jalan terjadi gesekan statis. Semakin banyak gesekan statis pada titik kontak, semakin baik daya cengkeramannya. Roda kendaraan bergantung pada gesekan statis untuk traksi yang cukup terhadap jalan. Ini memberikan kendali penuh pengemudi pada kendaraan  untuk bergerak dan berhenti.

Kurangnya Perawatan Rem

Jika rem jarang dirawat atau diselaraskan, as roda trailer dapat mengunci sebelum as roda tractor head bekerja. Dalam situasi ini, roda trailer akan tergelincir dan rem akan mengunci roda. Lalu, trailer akan berayun ke samping.

Kecepatan Tinggi

Sebuah truk besar membutuhkan tenaga yang sangat besar pula untuk menghentikannya, terutama jika truk tersebut melaju pada kecepatan di atas 50 km per jam. Semakin cepat truk berjalan, semakin besar kemungkinan pengemudi akan mencoba menginjak rem semakin dalam jika ingin berhenti dengan cepat. Menginjak rem sangat dalam dapat menyebabkan ketidakseimbangan rem, terutama pada truk dengan rem yang kurang pakem.

Sudut Belok yang Tajam

Sudut belokan yang kecil seharusnya tidak menimbulkan masalah bagi sebagian besar truk dan pengemudi. Tetapi bermanuver mengelak yang dikombinasikan dengan kecepatan tinggi dan sudut yang tajam dapat menyebabkan ujung trailer berayun keluar dan truk kehilangan kendali.

Kondisi Cuaca dan Jalan yang Licin

Kehilangan traksi dapat menyebabkan beban truk bergeser, menyebabkan kabin dan trailer tak terkendali. Mengingat berat dan panjangnya truk trailer, jalan yang licin dan pengereman yang tidak tepat bisa mendatangkan bencana pada cengkeraman ban. Cengkeraman yang kurang, menyebabkan ban tergelincir bukan bergulir. Ketika ban tidak mencengkeram dengan baik ke jalan, membanting setir sekaligus menginjak rem dapat menyebabkan efek buruk. Tahap berikutnya roda terkunci tanpa cukup traksi untuk berhenti. Jika roda tractor head terkunci lalu kehilangan traksi, trailer akan berayun tak terkendali ke samping.

Kelelahan dan Pengemudi yang Kurang Berpengalaman

Salah satu penyebab paling sering dan sebenarnya dapat dicegah dari kecelakaan truk adalah kelelahan pengemudi. Kelelahan dapat menurunkan waktu reaksi pengemudi. “Sayangnya, perusahaan angkutan sering kali menyuruh pengemudi untuk mempercepat bahkan memaksa pengemudi untuk bekerja melampaui batas jam kerja. Selain itu, perusahaan angkutan juga seringkali merekrut pengemudi tanpa memberikan bimbingan mengemudi untuk kendaraan yang akan digunakannya. Hal ini membuat lebih besar kemungkinan pengemudi akan panik atau kurang respons dengan terhadap bahaya yang muncul, karena kurang pemahaman terhadap truk yang dikemudikannya,” tegasnya.

Tips Hindari Jackknife

Jackknife dapat dihindari dengan mengikuti beberapa tips sederhana. Tips ini dapat membantu pengemudi tetap dalam situasi aman. Perlu diingat adalah dalam kondisi berbahaya, jackknife tidak bisa dihindari. Tetapi yang terutama adalah mencegah jackknife.

Langkah pertama adalah sering memeriksa spion ketika menginjak rem sangat dalam. Jika pengemudi menyadari bahwa proses jackknife sudah mulai dengan melihat ekor trailer, sebelum terlambat segera lepaskan kaki dari rem yang memungkinkan roda kembali berputar dan mendapatkan kembali gesekan statis.

Jika roda trailer kehilangan traksi, pengemudi dapat juga menambah kecepatan untuk mengembalikan trailer ke jalur. Namun, jika jackknife terjadi pada tractor head, tetap injak pedal gas sampai kendaraan mendapatkan traksi kembali.

Dalam banyak berita kecelakaan jackknife, mayoritas trailer dalam keadaan kosong. “Ini bukan kebetulan, semakin berat sebuah trailer, semakin besar tekanan roda ke jalan. Ini berarti semakin banyak gesekan dengan jalan dan semakin baik traksi.  Artinya, trailer yang kosong lebih rentan mengalami jackknife,” tambah Hamid.

Kedua adalah momentum pengereman yang tepat. Mengerem saat berbelok, perlu terlebih dahulu memperlambat kendaraan sebelum tikungan. Hindari membanting setir lalu menginjak rem sangat dalam, karena dapat menyebabkan rem terkunci dan berakhir dengan jackknife. Untuk menghindari pengereman seperti itu, tidak ada alternatif lain selain menjaga jarak aman dari kendaraan lain di jalan. Ketika situasi darurat, lakukan yang terbaik untuk menghindari pengereman dan berbelok pada saat yang sama. “Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain artinya juga memberi waktu pengemudi untuk mengendalikan kendaraan dan terhindar dari risiko tabrak belakang. Jika mendadak, gunakan teknik pengereman simultan. Injak rem dan lepas rem secara bergantian hingga kendaraan melambat dan mendapatkan traksi yang cukup untuk berbelok,” saran Hamid.

Selain pengereman, memahami tata cara muat pada trailer juga penting dipahami. Beban trailer yang tidak didistribusikan secara merata ke seluruh bagian trailer, akan mengakibatkan beban belakang tidak seimbang. Beban terkonsenstrasi ke bagian belakang saja dan membuat trailer rentan goyang jika melewati jalan yang tidak rata. Untuk menghindari hal ini, pastikan untuk menata muatan dengan berat yang tersebar. Dengan demikian distribusi beban tetap terjaga, tekanan beban terhadap roda juga seimbang ke semua axle.

Ban terkunci ketika mengerem adalah sebab umum terjadinya jackknife. Dengan ABS, pengemudi pemula mungkin akan berpikir rem tidak pakem. Sebaliknya, dengan proses penghentian kendaraan yang lambat, pengemudi akan lebih menguasai kendali kendaraan dengan mempertahankan traksi roda ke jalan. Selain menyesuaikan sistem rem, teknologi lain untuk mencegah tractor head dan trailernya tertekuk adalah penambahan perangkat pembatas pada pengait trailer. Perangkat ini akan membatasi sudut ayunan yang dapat diaktifkan dan dimatikan secara manual dari kabin. Perangkat ini kurang familiar di Indonesia jika dibandingkan dengan ABS.

Editor : Sigit



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix