Giti Tire Paparkan Manajemen Ban Agar Hemat Bahan Bakar

15 / 05 / 2015 - in Tips & Trik

Manajemen ban menjadi bagian penting dalam bisnis trucking. Hal inilah yang menjadi perhatian dan isu pokok Giti saat melakukan launching ban bias dalam rangkaian event MIBTC 2015 di Malaysia. Masih satu grup dengan PT Gajah Tunggal TBK (GT Tire), Giti tire mengkhususkan diri menyasar pasar industri khususnya truk.

Perusahaan yang memiliki saham GT Tires sebesar 49,7% ini sekarang telah memasarkan produknya ke 130 negara dan telah bekerja sama dengan 10 OEM dan menyuplai ban untuk 300 jenis truk berbeda. Memiliki komitmen untuk memasarkan ban ramah lingkungan dan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar, Chris Bloor selaku General Manajer of Comercial Vehicle mengatakan ban dari Giti Tires mampu mengurangi emisi Nox dan hemat bahan bakar hingga 3%.

Dalam persentasinya, Chris Bloor juga menjelaskan bahwa ban bias yang diproduksi Giti Tires dapat membantu menghemat biaya bahan bakar disebabkan tapak ban bias yang jauh lebih sedikit menyentuh permukaan jalan dibandingkan ban radial. Ditambah dengan penggunaan low Hysteresis rubber (karet yang mampu kembali kebentuk semula secara cepat setelah mengalami tekanan) maka gesekan antara ban dengan jalan akan semakin berkurang karena molekul permukaan ban akan dengan cepat menyesuaikan dengan permukaan jalan, sehingga minim gesekan atau efek sliding. Selain itu elastisitas yang tinggi dari ban Giti dapat mengurangi resiko ban pecah ketika terkena batu juga umur ban yang menjadi lebih panjang.

Chris Bloor kemudian menjelaskan bahwa ada tiga komponen utama untuk melakukan penghematan bahan bakar melalui manajemen ban yang benar, yaitu mengatur posisi ban secara berkala, menyesuaikan tekanan ban dengan beban muatan dan memastikan ketebalan ban masih dalam kondisi optimum. Menurut Bloor, ban dengan posisi yang tidak lurus dapat menyebabkan supir sering melakukan kalibrasi arah kendaraan. Hal ini menyebabkan semakin banyak ban mengalami gesekan, ketika dalam perjalanan jauh tentunya akan menyebabkan bahan bakar semakin banyak terbuang. Tekanan ban yang tidak sesuai dengan beban muatan beresiko mesin bekerja secara ekstra dan tentunya membutuhkan bahan bakar lebih banyak. Sedangkan penggunaan ban yang telah hampir habis akan membuat energi dari mesin tidak tersampaikan secara maksimal kepermukaan jalan, akibatnya perbandingan antara bahan bakar dengan jarak tempuh akan menurun drastis daripada ketika menggunakan ban baru jelas Bloor.

Teks: Bayu Yoga

Foto: Giovanni

foto 2

Chris Bloor, General Manajer of Comercial Vehicle Giti Tires



Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix