Digitalisasi Pelabuhan Jadi Keharusan untuk Menata Ekolognas

21 / 01 / 2021 - in Berita

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pengembangan sistem digitaliasi pelabuhan perlu terus dilakukan, mencakup aspek perizinan serta layanan kepelabuhanan untuk menata ekosistem logistik nasional (Ekolognas).

“Digitalisasi logistik telah menjadi keharusan dalam era industri 4.0. Penataan ekosistem logistik nasional ini identik dengan digitaliasi,” jelas Menhub saat membuka webinar Strategi Pelabuhan dan Pelayaran dalam Era Ekosistem Logistik di Jakarta, Rabu (20/1).

Adapun beberapa capaian program NLE di sektor perhubungan laut pada tahun 2020 antara lain uji coba Soft System Methodology (SSM) pengangkutan, penerapan Ship to Ship-Floating Storage Unit (STS-FSU) dan SSM Perizinan Tahap I. Kemudian penebusan DO dan pengeluaran SP2 melalui platform pemerintah dan shipping, uji coba kolaborasi pergudangan, identifikasi awal proses bisnis depo kontainer di Jakarta dan Surabaya, serta penerapan perizinan STS dan Floating Storage Unit (FSU).

Sementara target program penataan Ekosistem Logistik Nasional selama tahun 2021-2024 di sektor perhubungan laut antara lain meliputi perluasan SSM Perizinan secara nasional dan pengembangan tahap 2, pengiriman semua DO yang diterbitkan oleh shipping dan semua SP2 yang diterbitkan oleh terminal petikemas ke NLE, penerapan kolaborasi platform pergudangan, penataan area Pelabuhan Tanjung Priok, penataan area Batu Ampar dan Kabil, penerapan SSM pengangkut dan pengembangan penerapan warehousing.

“Implementasi era ekosistem logistik memiliki banyak manfaat, antara lain dapat menurunkan biaya logistik, sharing kapasitas logistik, menumbuhkan ekonomi digital, meningkatkan transparansi layanan, sistem antar K/L terhubung, mengurangi mata rantai logistik, tidak adanya duplikasi dan repetisi, serta menghilangkan proses manual,” kata Budi Karya menjelaskan.

Dalam hal ini Kementerian Perhubungan terus melakukan pengembangan digitalisasi perizinan dan layanan kepelabuhanan. Seperti Aplikasi Simlala (digitalisasi perizinan), Inaportnet (digitalisasi pelayanan pelabuhan), aplikasi Sitolaut (tracking distribusi barang dan ternak di area 3TP), dan dashboard monitoring (transparansi dan efisiensi layanan kepelabuhanan).

 

Editor: Antonius
Ilustrasi: Dok. TruckMagz



Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix