Delapan Kesalahan Memilih Truk Boks

20 / 09 / 2021 - in Tips & Trik

Perusahaan jasa pengangkutan pada suatu saat bisa mengalami peak season, sehingga kekurangan armada untuk melayani klien. Selain itu, tidak jarang juga suatu perusahaan jasa atau produk, belum memiliki kemampuan untuk investasi truk. Dari dua kondisi tersebut, opsi sewa dirasa paling hemat untuk perusahaan.

Ketika memutuskan untuk menyewa truk, selain melihat harga, perusahaan juga perlu melihat kapasitas dan kebutuhan. Dua faktor terakhir ini berkaitan erat dengan spesifikasi kendaraan. “Umumnya perusahaan jasa atau produk menyewa truk bak kayu atau truk boks. Truk boks paling banyak disewa karena lebih praktis dan fleksibel. Ketika memilih truk boks yang tepat, perlu melihat kebutuhan perusahaan, hindari kesalahan pemilihan seperti bodi terlalu pendek atau terlalu panjang, sasis terlalu ringan hingga ground clearance yang terlalu rendah. Itu beberapa contoh kesalahan memilih truk untuk bisnis,” kata Dimas Adnan Supervisor Produk Khusus PT Joyosemi Bumi Jaya Gresik.

Jika ada kesalahan dalam pemilihan truk, produktivitas akan terhambat dan biaya operasional naik secara signifikan. Hal-hal yang seharusnya tidak terjadi seperti perbaikan atau keausan dini yang disebabkan karena kesalahan spesifikasi bisa dihindari sejak awal. Untuk mengurangi risiko kesalahan ketika memilih truk boks, hindari delapan kesalahan berikut.

Keliru Memilih Sasis Truk

Perusahaan memilih sasis tertentu untuk mencapai porsi yang setara antara kebutuhan ruang kargo dan berat kendaraan. “Memang sasis dengan bobot kotor besar bisa mengakomodasi lebih banyak kargo. Tetapi jika muatan berat, tonase akan tercapai dan ruang besar akan terbuang sia-sia. Jadi, ruang kargo yang dibutuhkan seharusnya bukan satu-satunya faktor penentu. Perusahaan juga perlu memastikan sasis kompatibel dengan berat kargo pada muatan penuh,” jelasnya.

Dimas melanjutkan, “Kadang ada pelanggan yang pesan truk boks tujuh meter. Ketika ditanya lebih lanjut apa yang akan dimuat, klien malah balik bertanya, kenapa perlu tahu. Itu karena perlu memikirkan seberapa banyak ruang yang dibutuhkan. Untuk pengangkutan kardus yang berisi gelas plastik akan berbeda dengan pangangkutan rangka besi. Jika muatannya lebih berat tentu memerlukan GVW lebih besar,” tambahnya.

Ketidakcocokkan Sasis dan Panjang Boks

Masalah ketika memilih spesifikasi sasis yang tidak cocok dengan panjang boks adalah distribusi berat yang tidak tepat terutama untuk axle belakang. “Perusahaan sebenarnya memerlukan pengangkutan yang berbasis pada volume. Sementara truk dengan sasis yang dimaksud tidak ada sehingga harus memodifikasi posisi boks. Boks yang lebih besar dipasang pada sasis pendek, maka distribusi beban akan kacau. Roda depan akan mudah kehilangan daya cengkeram ke jalan,” tegasnya.

Dimas menyarankan konsumen untuk memastikan di awal panjang wheelbase yang cocok dengan panjang boks. Salah satu cara menghemat waktu survei adalah menghubungi pihak ATPM.

Salah Hitung Ketinggian Lantai Boks

Salah satu kesalahan fatal ketika menyewa truk adalah tidak menghitung ketinggian lantai lokasi bongkar muat di gudang klien. Masalah ini akan muncul ketika bongkar muat. Truk yang terlalu tinggi atau rendah akan memengaruhi kecepatan bongkar muat. Pekerja bongkar muat lebih cepat bekerja jika tinggi lantai gudang dan boks sama.

Lupa Jam Operasional Truk

Jika perusahaan cenderung melakukan bongkar muat pada malam hari, tentu saja di dalam boks memerlukan lampu. “Ini berbeda sekali jika waktu bongkar muat pada siang hari, sehingga tidak memerlukan lampu di ruang kargo. Tanpa penerangan di dalam kargo boks, mungkin pekerja bongkar muat akan memerlukan waktu lebih lama. Penataan muatan di dalam ruang kargo akan menjadi sangat lambat,” terangnya.

Satu Truk untuk Semua Muatan

Tidak mungkin satu armada bisa mengangkut banyak jenis muatan. “Truk yang terlalu besar tentu harga sewa lebih mahal, biaya operasional lebih besar, dan biaya perawatan tentu lebih tinggi daripada light truck. Truk dengan spesifikasi lebih rendah akan sering mengalami overload jika dimuati lebih banyak. Selain itu, jika boks mememiliki ruang kargo yang kecil sementara muatan lebih banyak, perusahaan perlu beberapa trip pulang pergi untuk menyelesaikan kontraknya. Akibatnya biaya operasional lebih tinggi. Perusahaan perlu menentukan bagaimana truk akan digunakan, lalu tentukan truk yang tepat,” tegasnya.

Lupa Fitur Keamanan Barang

Kargo apa pun memerlukan perlakuan yang spesifik. Tidak bisa menyamaratakan ruang kargo akan sesuai untuk semua jenis muatan. Pergeseran muatan di dalam ruang kargo menyebabkan kerusakan pada muatan dan dindingnya. Peralatan untuk menahan muatan harus juga dipertimbangkan. Misalnya perlu punya berapa e-track atau belt, tie-down strap, dalam satu trip.

“Sebenarnya ini bukan tie-down saja yang diperlukan, tetapi penataan ruang kargo juga sangat penting. Jika menyewa truk pastikan mengetahui dimensi barang, sehingga memahami jarak aman dengan dinding. Ini untuk memastikan cara efisien dan aman untuk muatan,” katanya.

Mengabaikan Jenis Lantai Boks

Pemilihan lantai dapat membuat sedikit perbedaan ketika memilih truk boks. “Jenis lantai yang aman untuk banyak jenis muatan kecuali muatan food grade adalah lantai kayu. Lantai kayu akan cepat sekali lapuk jika tidak dirawat dengan baik. Setidaknya satu atau dua kali seminggu bersihkan lantai kayu dengan menyemprotkan air bertekanan. Air yang bertekanan mengeluarkan semua sisa muatan terutama bahan makanan. Setelah itu, segera keringkan lantai. Alasannya, membiarkan kayu dalam keadaaan basah akan memperpendek umur lantai,” saran Dimas.

Dimas menambahkan, “Jika ada penyedia truk yang menggunakan lantai aluminium itu lebih baik. Selain lantai lebih licin dan sangat cocok untuk penataan muatan. Lantai aluminium mudah sekali dibersihkan. Setelah disemprot air, gunakan sapu air dan dorong ke arah pintu belakang. Sisa air akan mengalir dengan sendirinya,” katanya.

Lupa Kondisi Area Bongkar Muat

Jenis pintu belakang roll-up adalah opsi yang paling efisien daripada menggunakan pintu kupu-kupu untuk bongkar muat di lokasi pelabuhan. “Truk dengan GVW ringan atau truk boks standar biasanya memiliki ban kecil ukuran 19,5 inci. Dengan begitu posisi boks akan terlalu rendah untuk ukuran gudang-gudang di pelabuhan. Sementara perusahan ekspedisi biasanya menggunakan forklift untuk bongkar. Jika menggunakan forklift sebaiknya gunakan truk dengan ban ukuran 22,5 inci. Ukuran ban tersebut menawarkan kendali beban terbaik. Lokasi pergudangan juga perlu diperhatikan karena berpengaruh pada pemilihan jenis truk kargo boks,” ujar Dimas.

Dengan menghindari kesalahan tertentu, perusahaan bisa memaksimalkan produktivitas dan memastikan total biaya operasional terendah. Jika masih mengalami kesulitan dalam menentukan truk seperti apa yang tepat untuk bisnis, berikut beberapa pertanyaan yang dapat membantu menentukan truk boks yang tepat.

  1. Produk atau bahan apa yang diangkut?
  2. Berapa berat muatannya?
  3. Bagaimana produk akan dinaikkan ke bak?
  4. Berapa persyaratan panjang, lebar, dan tinggi lokasi bongkar muat?
  5. Apakah memerlukan pelapis interior untuk jenis muatan tertentu?
  6. Bagaimana cara muatan diamankan di dalam boks?
  7. Apakah perlu boks dengan pintu samping?
  8. Apakah muatan akan dibongkar menggunakan tangan?
  9. Apakah hanya forklift yang akan digunakan untuk bongkar muat?
  10. Apakah memerlukan jenis bumper belakang tertentu untuk lokasi bongkar muat?
  11. Apakah boks perlu lampu di ruang kargo?

Jenis Lantai Truk Boks

Ada empat jenis lantai yang bisa diaplikasikan dalam truk boks, sebagai berikut.

  1. Opsi paling murah, gunakan lantai kayu karena hampir cocok untuk semua jenis muatan, termasuk muatan jenis volume dan produk makanan. Opsi ini tidak direkomendasikan untuk muatan berat. Lantai kayu kurang cocok untuk muatan yang harus dibongkar dengan menggunakan forklift.
  2. Lantai kayu yang sudah diperkuat cocok untuk muatan berat.
  3. Lantai kayu dengan lapisan aluminium cocok untuk muatan cairan yang mungkin tumpah ke lantai. Lapisan aluminium mampu menahan korosi. Tetapi jenis lantai ini lebih mahal biaya sewanya dibanding truk dengan lantai kayu biasa.
  4. Lantai besi sangat kuat dan mampu bertahan lebih daripada lantai kayu. Selain itu, lebih murah daripada lantai aluminium. Kelemahannya, lantai besi perlu dicat terlebih dahulu.

Editor : Sigit



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix