Cegah Gangguan Logistik, Aprindo Minta Ritel Modern Tetap Buka Saat PSBB

11 / 09 / 2020 - in Berita

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar akan kembali diterapkan Pemprov DKI Jakarta pada Senin, 14 September 2020. Para pelaku usaha perdagangan ritel yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap agar ritel modern tetap dapat beroperasi selama PSBB.

“Kami meminta agar ritel modern dan mal tetap beroperasi secara normal dengan tidak membatasi jam operasional,” kata Roy N. Mandey, Ketua Umum DPP Aprindo dalam keterangan resminya, Jumat (11/9).

Roy menjelaskan bahwa alasan Aprindo meminta agar ritel modern tetap beroperasi adalah untuk menghindari potensi panic buying, seperti yang pernah terjadi saat awal terjadinya pandemik Covid-19 di Indonesia. “Kalau masyarakatnya panik maka akan berdampak serius, seperti persediaan dan logistik bisa terganggu padahal di tengah pandemi. Komponen ini yang seharusnya dijaga dengan baik,” ujar Roy menerangkan.

Dikaitkan dengan potensi klaster penyebaran baru di area publik, seperti di mal, Roy mengatakan bahwa risiko penularan di mal relatif kecil karena masyarakat belum sepenuhnya yakin untuk kembali mengunjungi toko ritel modern atau mal. “Mal dan ritel modern bukan pembentuk klaster Covid-19 karena pergerakan jumlah pengunjung ke mal saat ini relatif masih stagnan,” ujarnya lagi.

Ia pun memastikan bahwa mal dan ritel modern tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat. “Bagi pengunjung, saat mereka masuk ke mal harus melalui dua kali pemeriksaan protap Covid-19. Kami khawatir kalau mal dilarang beroperasi dampaknya juga ke pekerja. Jika ritel tidak bisa beroperasi bebas maka pekerja akan dirumahkan lagi seperti awal pandemi, bahkan perusahaan yang tidak bisa bertahan bakal terpaksa mem-PHK karyawannya,” katanya menjelaskan.

 

Editor: Antonius
Ilustrasi: Dok. TruckMagz

 

 

 



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix