• Truckmagz

Pesan KNKT: Sebelum Mengemudi, Lakukan Pre-Trip Inspection

23 / 03 / 2024 - in Berita
Pesan KNKT: Sebelum Mengemudi, Lakukan Pre-Trip Inspection

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam setiap kesempatan senantiasa selalu mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Ahmad Wildan, PLT Ketua Sub Komite LLAJ Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjelaskan, "Jalan yang tidak laik tidak serta merta menjadi penyebab kecelakaan. Lalu, kendaraan yang malfunction juga tidak menjadi penyebab kecelakaan. Dari temuan kami di lapangan, kecelakaan di jalan ada tiga jenis. Pertama pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya, ini bisa karena masalah di pengemudi atau di kendaraan. Kedua, pengemudi tidak memahami jalan dan lingkungannnya. Ketiga, pengemudi tidak bisa memahami gerakan pengguna jalan lain. Untuk yang ini center-nya ada di pengemudi. Maka penting bagi kita untuk meningkatkan pengetahuan terhadap kendaraan dan kondisi jalan," katanya.

"Bahkan jika ada jalan yang tidak standar, semua produk otomotif mampu mengatasinya, asalkan pengemudi bisa mengendalikan kendaraan karena semua teknologi di kendaraan tersebut sudah dipersiapkan untuk semua kondisi jalan seburuk apapun. Oleh karena itu jika pengemudi mampu menggunakan teknologi kendaraan, bagaimanapun kondisi jalannya, bisa dipastikan akan selamat," tegas Wildan.

Wildan menyarankan untuk senantiasa melakukan persiapan sebelum mengemudi. “Sebelum berkendara lakukan pre-trip inspection. Pertama, pastikan semua sistem di kendaraan berjalan dengan baik. Kedua pahami teknologi kendaraan itu. Mulai dashboard instrumen hingga sistem rem. Ingat rem bus dan truk ada 3 macam. Karakteristiknya berbeda-beda ull hydrolic brake berbasis sistem hidrolis, air-over hydrolic brake kombinasi pneumatic dan hydrolis. serta full air brake yang murni menggunakan pneumatic. Masing masing punya karekteristik, pengemudi harus tahu itu. Ini kendaraan yang saya bawa menggunakan teknologi apa, sensor apa saja, panel instrumen menjelaskan apa saja, harus paham itu," imbuhnya.

“KNKT selama ini sudah menggandeng semua stakeholder agar pengemudi memahami safety driving, mengemudi dengan mamahami setiap risiko di jalan. Jika pengemudi menenerapkan safety driving dan defensive driving maka risiko kecelakaan akan menurun drastis. KNKT juga mendorong agar setiap perusahaan transportasi untuk bisa menerapkan Fit to Work. Pastikan sebelum mengemudi kondisi badan fit sebelum bekerja, ini bisa melalui pemeriksaan medis. Dengan kesehatan pengemudi bisa terpantau setiap akan bekerja," katanya.

Editor: Sigit Foto: truckmagz



Sponsors