Suhu mesin sangat berpengaruh terhadap seberapa efisien energi yang dihasilkan dapat digunakan. Dengan pengaturan suhu yang tepat, sistem pendinginan dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi mesin.
Arihadi Permana, Manager QC & Testing Bengkel Perkasa Putra Nusa menjelaskan, mesin diesel bekerja paling optimal pada suhu tertentu. Ketika sistem pendinginan bekerja dengan baik, mesin dapat beroperasi dalam rentang suhu ideal, yang memungkinkan pembakaran bahan bakar berlangsung sempurna.
Ari melanjutkan, "Saat mesin mengalami panas berlebih, pembakaran bahan bakar menjadi tidak efisien. Hal ini bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar dan menyebabkan kerusakan pada komponen mesin. Dengan menjaga suhu tetap stabil, risiko overheating dapat diminimalisir," katanya.
Suhu yang stabil juga berperan dalam memastikan pembakaran bahan bakar berlangsung secara efisien. Jika suhu ruang bakar terlalu rendah, proses pembakaran tidak akan berjalan dengan sempurna. Ini bisa mengakibatkan pemborosan bahan bakar
"Saya menyarankan untuk senantiasi melakukan maintenance rutin untuk membantu memaksimalkan efisiensi termal mesin. Harapannya, bahan bakar bisa efisien seiring peningkatan performa mesin, dan memperpanjang umur kendaraan," kata Ari.
Editor: Sigit Foto: truckmagz