Aki truk adalah salah satu komponen vital yang sering kali diabaikan dalam perawatan kendaraan berat. Meskipun berperan penting dalam memastikan mesin dapat dinyalakan dan berfungsi dengan baik, banyak pemilik truk yang terjebak dalam berbagai mitos dan kesalahpahaman tentang cara merawat dan menangani aki.
Yoni Sihendi, Kepala Bengkel Arga Mulya Sentosa mengatakan kesalahpahaman mengenai perawatan aki tidak hanya dapat mengurangi efisiensi dan umur pakai aki, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah yang lebih serius pada truk itu sendiri.
Mitos bahwa Aki tidak perlu perawatan rutin. Faktanya, aki truk membutuhkan perawatan rutin untuk memastikan kinerjanya optimal. Memeriksa level elektrolit, membersihkan terminal, dan memastikan koneksi yang kencang sangat penting.
Yoni menyebutkan, "Ada mitos aki bisa diisi ulang dengan air biasa. Ini perlu diluruskan. Hanya aki basah yang bisa diisi ulang dengan air destilasi, bukan air biasa. Menggunakan air biasa dapat menyebabkan korosi dan mengurangi umur aki," katanya.
Berikutnya, aki tidak terpengaruh oleh suhu ekstrem. Suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat mempengaruhi kinerja aki. Suhu dingin dapat mengurangi kapasitas aki, sementara suhu panas dapat menyebabkan penguapan elektrolit lebih cepat.
"Satu lagi mitos, aki yang sudah habis total tidak bisa digunakan lagi. Faktanya, aki yang habis total mungkin bisa diisi ulang dan digunakan lagi, tergantung pada kondisinya. Namun, pengosongan total yang sering dapat merusak aki dan mengurangi umurnya secara signifikan," ujar Yoni.
Editor: Sigit Foto: truckmagz