Traksi yang baik membantu mengoptimalkan kemampuan truk untuk menahan beban dan menjaga stabilitas di jalan. Ketika truk harus melewati jalanan licin, basah, atau berbatu, kondisi ini membutuhkan roda yang bisa mencengkeram permukaan jalan dengan baik untuk mencegah tergelincir atau kehilangan kendali.
Dimas Rahmadi, Asisten Kepala Bengkel Ramijaya Duta Kalimas menjelaskan bahwa meningkatkan traksi dengan memilih jenis ban yang sesuai dengan kondisi medan yang dihadapi. "Ban dengan pola tapak yang dalam dan berbentuk blok biasanya menawarkan traksi yang lebih baik di medan kasar atau berlumpur. Sedangkan di jalanan aspal, pola tapak yang lebih halus tapi lebar dapat membantu mengoptimalkan kontak ban dengan permukaan jalan, meningkatkan kestabilan dan cengkeraman. Selain pola tapak, memilih material ban yang lebih keras atau lembut sesuai kebutuhan juga bisa membantu, tergantung pada kondisi cuaca dan medan," katanya.
Pengaturan tekanan angin pada ban juga berperan penting dalam peningkatan traksi. "Tekanan ban yang tepat bisa menambah area kontak antara ban dan permukaan jalan, sehingga meningkatkan kemampuan cengkeram. Tekanan yang terlalu tinggi membuat area kontak berkurang dan dapat mengurangi traksi, sementara tekanan yang terlalu rendah bisa meningkatkan risiko kerusakan ban," imbuhnya
Selain itu, teknologi modern seperti differential lock pada roda belakang bisa membantu memperbaiki traksi di medan yang sulit. "Teknologi ini memungkinkan kedua roda pada poros yang sama berputar dengan kecepatan yang sama. Ini sangat berguna di medan licin atau berlumpur, di mana cengkeraman sering kali tidak merata. Dengan peningkatan sistem traksi ini, truk medium bisa lebih mudah melewati berbagai medan dengan aman dan efisien, mengurangi kemungkinan terjebak atau tergelincir di jalan," kata Dimas.
Editor: Sigit Foto: truckmagz