Dalam gelaran pameran GIICOMVEC 2024, Seven Events selaku penyelenggara bekerja sama dengan TruckMagz untuk menggelar seminar “Bersiap Hadapi Kewajiban Sertifikasi Halal Jasa Logistik Oktober 2024” di Pre-Function Hall. JCC Senayan.
Seminar menghadirkan narasumber Muslich, Direktur Sales, Marketing & Halal Audit Service LPPOM MUI, Ratna Bingar Ernestin QA Manager Enseval Putra Megatrading Tbk, Ratna Hidayati, Penyelia Halal Logistik Rajawali Group dan Kyatmaja Lookman Ketua Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo)
Dalam diskusi Mulsisch menjelaskan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai regulator mewajibkan pengenaan kewajiban sertifikasi halal pada 17 Oktober 2024 untuk produk yang diperdagangkan di Indonesia.
Dalam rangka mendorong kemudahan jasa logsitik untuk pengurusan sertifikasi LPPOM MUI menyediakan full service untuk membantu pengusaha mendapakan sertifikasi halal logistik.
“Pertama adalah menyediakan halal partner untuk mendampingi pelaku usaha. Pengusaha akan dipandu untuk melakukan pengurusan. Berikutnya halal partner akan menangani akun Sihalal dan Cerol, pelaku usaha hanya perlu fokus pada penyimpanan dokumen dan audit saja. Layanan halal partner ini dibentuk untuk membantu pegurusan kegiatan sertifikasi halal pelaku usaha. Mereka akan membantu pengurusan sertifikasi akan dikomunikasikan secara berkala oleh halal partner masing-masing. Halal partner akan mengelola akun, termasuk upload dokumen. Ini memberi kemudahan karena pengusaha tinggal memantau saja. Kalau datanya lengkap 3 minggu sertifikasi sudah jadi,” ucap Muslich
Semantara itu, Ratna Bingar yang mewakili PT Enseval Putra Megatrading Tbk mendorong pengusaha logistik untuk segera mengurus sertifikasi halal. “Enseval adalah perusahaan distribusi produk farmasi, peralatan dan perlengkapan kesehatan, kosmetik dan makanan. Saran kami bagi pengusaha logisik tetap comply dengan regulasi. Karena untuk sustain di perusahaan jasa logistik ini yang harus dipenuhi adalah mengikuti regulasi dan melayan konsumen dengan baik. Karena kami mengalami proses sertifikasi dan tidak ribet. Artinya tidak perlu menunggu partner, segera mulau dari perusahaan sendiri dulu,” katanya.
“Mengurus sertifikasi halal sekarang tidak perlu menunggu moment yang pas, nanti bisa saja ketinggalan dengan perusahaan yang lain. Dan ini sebenarnya nilai plus, Kalau di kami sendiri itu, dengan mempunyai sertifikat halal, banyak perusahaan yang join dan meniipkan barang unuk didistribusikan ke kita. Itu karena kami duluan mendapatkan sertifikasi halal. Sehingga dengan mengurus itu malah menjadi kelebihan perusahaan kita dari sisi marketing. Dengan memiliki sertifikasi halal juga akan menarik customer untuk bisa bermitra, ya salah satunya dengan sertifikasi yang sudah kita miliki. Sertifikasi halal ini juga temasuk salah satu regulasi di tahun 2024 ini banyak customer yang mencari perusahaan logistik yang sudah punya sertifikasi halal,” terangnya.
Editor : Sigit foto : GIO