Manajemen stok yang baik untuk menjaga efisiensi penggunaan bahan bakar pada kendaraan pengangkut seperti truk box diawali dengan prediksi permintaan pengiriman.
Agung Suryatama, Logistics Manager PT Matra Trans Nusantara menerangkan bahwa manajemen stok diawali dengan memprediksi kebutuhan stok secara tepat. "Perusahaan dapat mengurangi frekuensi pengiriman yang tidak perlu, sehingga truk dapat digunakan lebih efisien dan konsumsi BBM dapat diminimalkan. Mengatur jumlah stok yang optimal membantu memastikan bahwa truk tidak perlu melakukan perjalanan tambahan, yang bisa meningkatkan konsumsi BBM, jelasnya.
Penerapan metode Just-In-Time (JIT) juga sangat penting dalam pengelolaan stok untuk efisiensi bahan bakar. Dengan hanya memesan dan menyimpan barang yang benar-benar dibutuhkan, perusahaan dapat mengurangi jumlah pengiriman dan waktu yang dihabiskan oleh truk di jalan. Ini tidak hanya mengurangi biaya penyimpanan tetapi juga memungkinkan truk box untuk dioperasikan dengan lebih sedikit perjalanan, sehingga konsumsi bahan bakar bisa ditekan.
Berikutnya, optimalisasi rute pengiriman. Dengan menggunakan teknologi untuk merencanakan rute, perusahaan dapat mengurangi jarak tempuh dan waktu perjalanan, yang pada akhirnya mengurangi konsumsi BBM. "Maksudnya bisa menghindari kemacetan, memilih rute yang lebih singkat, dan memastikan truk mengangkut muatan penuh pada setiap perjalanan," imbuh Agung.
Terakhir, pelatihan pengemudi dalam teknik berkendara dalam hal ini eco-drive termasuk juga perawatan rutin kendaraan juga berkontribusi pada efisiensi penggunaan BBM. "Pengemudi yang berkompeten dapat mengemudi dengan lebih ekonomis, seperti memainkan pedal gas, ngebut, dan menjaga kecepatan konstan. Sementara perawatan kendaraan yang baik memastikan bahwa truk beroperasi pada kondisi operasional puncaknya. Semua upaya ini, bila dilakukan secara konsisten, akan membantu perusahaan mencapai penghematan BBM," pungkas Agung.
Editor: Sigit Foto: truckmagz