Kereta Api (KA) Pandalungan anjlok di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo pada hari ini Minggu (14/1)
Kejadian ini terjadi pagi hari pukul 07.57 WIB, dimana lokomotif CC 203 bagian rangkaian gerbong depan atau gerbong masini tiba-tiba anjlok hingga keluar dari rel.
Adanya peristiwa ini, Luqman Arif selaku Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya mengatakan terkait penyebab KA Pandalungan anjlok akan diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Hal itu disampaikan dalam keteranganya, bhawa pihaknya akan menyerahkan penyelidikan kepada KNKT.
"Segala proses penyebab kejadian kereta api anjlok ini nanti akan dilaporkan oleh pihak yang terkait. Ini KNKT akan menerjunkan tim segera setelah ada kejadian ini, kita tunggu saja hasilnya dari sana," ujar Luqman.
"Semuanya, faktor-faktor nanti disampaikan oleh KNKT yang menyelidiki menyeluruh." tambahnya.
“Kami sampaikan bahwa tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, sebagai layanan lanjutan bagi para pelanggan, KAI melakukan skema operasional perjalanan KA dari lintas bangil memutar lewat malang dan kertosono " kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.
"KAI juga mnyediakan bus dari stasiun Bangil dan stasiun sidoarjo untuk mengantar pelanggan menuju stasiun tujuan" imbuh Joni
Dampak anjlokan tersebut Jalur KA di emplasemen Stasiun Tanggulangin untuk sementara waktu belum dapat dilalui oleh KA. Jalur KA yang terganggu akibat kejadian ini adalah jalur dari Surabaya menuju Malang dan Jember.
Adapun KA-KA yang terganggu sementara ini akibat kejadian tersebut yaitu KA (75A) Pandalungan relasi Gambir - Surabaya – Jember dan KA (432) Commuterline Penataran.
"KAI menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan dan perjalanan kereta api" terang Joni
Seluruh penumpang yang berjumlah 170 orang dinyatakan telah melanjutkan perjalanan menggunakan bus yang disediakan oleh KAI. KAI juga telah mengirim bantuan dari Depo Sidotopo Depo Surabaya Pasarturi, Depo Malang serta crane dari Stasiun Solo.
Dengan begitu diarapkan proses evakuasi KA Pandalungan yang anjlok dapat selesai dengan cepat. KAI Daop 8 Surabaya mengerahkan seluruh petugas serta mendatangkan tim penolong untuk mempercepat evakuasi dan menormalisasi jalur KA," pungkas Luqman.
Editor: Sigit Foto :youtube