• Truckmagz

IKN Buka Peluang Baru Bisnis Transportasi dan Logistik di Indonesia

25 / 02 / 2024 - in Berita
IKN Buka Peluang Baru Bisnis Transportasi dan Logistik di Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kawasan hijau dengan akan menggunakan transportasi berbasis listrik, dan energi yang ramah lingkungan. dengan konsep Forest City bukan hanya sebatas inisiatif, tetapi juga menjadi simbol komitmen dalam mempercepat pengembangan sistem transportasi publik berbasis listrik.

Dalam kampanye Pemilu 2024, Prabowo Subianto akan melanjutkan sejumlah program di era pemerintahan Presiden Jokowi, salah satunya adalah pembangunan IKN. Pengusaha trucking memberikan prediksi mengenai peluang baru dibidang logistik dan transportasi dengan adanya IKN.

Sundoro, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jatim mengulas mengenai dampak positif transportasi angkutan barang di pulau Jawa dengan dibangunnya IKN.

“ Dengan dibangunnya IKN, untuk transportasi di Jawa akan berkurang pasti iya. Tetapi tidak signifikan. Menurut saya ada pengurangan tetapi tidak. Jika dulu ada supply untuk pemerintah atau swasta di Jakarta. Nanti akan beralih ke Kalimantan. Tapi prediksi saya ini, tidak sampai 50% . Transportasi yang mungkin dalam hal ini adalah jalur laut. Yang pasti adalah kendaraan darat akan menggunakan kapal laut. Apalagi untuk masuk ke IKN ada ketentuan kendaraan sepertinya ada aturan emisi,” katanya kepada TruckMagz.

“Dengan pusat pemerintahan di IKN, menurut saya cuma switching di sektor transportasi. Perihal penambahan muatan, perlu dikaji lagi hal itu. Misalnya dari 10 ribu truk berangkat dari Jatim ke Jabar. Apakah jumlah akan tetap 10 ribu atau terjadi switching ternyata yang seribu tujuan IKN. Saat ini yang mungkin adalah switching dulu baru ada pemekaran. Pengusaha trucking ini akan senang sekali, karena otomatis bisnis ke IKN menjadi peluang baru,” tamhah Sundoro.

Hal senada disampaikan Mustadjab Susilo Basuki, Ketua Umum Perkumpulan Kolaborasi Lintas Usaha Bersama Logistik Indonesia (Klub Logindo) mengatakan. “Ini adalah peluang baru. Market yang tergerus dengan adanya IKN adalah center-hub Singapura. Wilayah Selat Malaka selama ini semua transitnya melalui Singapura. Dengan IKN artinya ujung utara dari Indonesia, tujuan Hawai, Jepang, Amerika, Filipina, dan negara ASEAN lainnya sudah tidak perlu lagi melewati Selat Malaka,” terang Mustadjab.

“ IKN tepat sekali menjadi Pelabuhan Internasional. Tetapi apakah itu mengganggu porsinya Jakarta? Saya pikir tidak. Tanjung priok itu 60 persen dari pergerakan peta logistik Indonesia. Itu tidak serta merta langsung menggantikan pelabuhan di Jawa. Karena sekarang IKN belum punya pelabuhan sehandal itu,” terangya.

Mustadjab melanjutkan, “Hadirnya IKN, ditambah pergerakan pelabuhan domestik dengan tol laut, jalur-jalur tol laut akan lebih hidup dan saling support. Sekarang ini kan yang potensial hanya melalui Jakarta dan Surabaya. Dengan adanya gerbang pelabuhan internasional di IKN, semua pelabuhan mungkin sekali untuk terima dan kirim barang,” katanya.

“ Disana juga saya dengar harus low emisi kan jadi armada bisa gas atau listrik. Saat ini yang masih mungkin untuk kendaraan listrik adalah light-truck. Nanti produk yang masuk kesana mungkin sudah tidak pakai peti kemas karena armada nya kan light truck. Sehingga perlu dikemas lebih kecil dan ringkas. Peluang barunya adalah membuat sistem yang mendukung containerize misal membuat kontainer 10 feet, 15 feet atau bahkan 5 feet yang selama ini tidak dipikirkan oleh negara lain, karena mereka tidak memikirkan pembaharuan atau terobosan ekonomi hijau berkelanjutan seperti Indonesia,” ucap Mustadjab.



Sponsors