• Truckmagz

Fakta Mengejutkan, Bahaya Coolant Berlebih pada Mesin Truk

18 / 11 / 2024 - in Berita
Fakta Mengejutkan, Bahaya Coolant Berlebih pada Mesin Truk

Ada mitos bahwa semakin banyak coolant yang diisi ke dalam sistem pendingin truk, maka akan semakin baik pula kinerja pendinginan mesin. Pemikiran ini seringkali muncul dari logika sederhana bahwa lebih banyak cairan akan berarti lebih banyak daya pendingin.

Eko Nuryanto, Kepala Bengkel Bumi Lima Jaya menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kesalahpahaman. Sistem pendingin pada truk telah dirancang dengan kapasitas tertentu yang memastikan efisiensi dalam menyalurkan dan menjaga suhu mesin tetap stabil. Pengisian coolant yang melebihi kapasitas justru dapat menciptakan tekanan berlebih dalam sistem.

"Tekanan berlebih yang dihasilkan dari pengisian coolant yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa masalah serius. Pertama, hal ini dapat memicu kebocoran pada sambungan dan selang-selang pendingin yang tidak dirancang untuk menahan tekanan tambahan. Kebocoran ini dapat mengakibatkan penurunan jumlah cairan yang seharusnya berfungsi untuk pendinginan. Selain itu, tekanan berlebih juga meningkatkan risiko pecahnya komponen sistem pendingin karena mereka tidak didesain untuk menangani tekanan yang melebihi batas," terang Eko

Selain menyebabkan tekanan berlebih, menurut Eko pengisian coolant yang berlebihan juga dapat memengaruhi sirkulasi cooalant dalam sistem. "Sistem pendingin bekerja secara efisien dengan mengalirkan coolant pada kecepatan yang diatur untuk menyerap dan melepaskan panas. Ketika volume coolant melebihi kapasitas yang ditentukan, sirkulasi bisa menjadi tidak seimbang, sehingga kinerja pendinginan malah menurun. Akibatnya, dapat berujung pada overheating, " tambah Eko.

"Untuk menjaga kinerja optimal sistem pendingin, engisian pada coolant yang tepat, serta pengecekan rutin agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan. Dengan menjaga volume coolant dalam batas yang dianjurkan, sistem pendingin akan bekerja secara optimal, melindungi mesin dari panas berlebih," tutup Eko.

Editor : Sigit Foto: youtube



Sponsors