Drive axle atau biasa disebut gandar belakang merupakan komponen penting dalam sistem kendaraan, terutama pada truk yang sering digunakan untuk membawa beban berat. Salah satu masalah yang umum terjadi adalah suara berisik yang muncul saat kendaraan bergerak atau berbelok.
Dimas Rahmadi, Asisten Kepala Bengkel Ramijaya Duta Kalimas menjelaskan bahwa bunyi berisik bisa disebabkan oleh CV Joint atau U-Joint yang aus atau kurang pelumasan. "Keausan pada komponen ini dapat menurunkan kemampuan dalam menjaga gerakan roda tetap halus," katanya.
Selain bunyi berderak, masalah lain yang sering dialami adalah getaran berlebihan ketika truk berakselerasi atau mencapai kecepatan tinggi. "Getaran ini bisa mengindikasikan bahwa drive axle mengalami ketidakseimbangan, bengkok, atau adanya U-Joint yang rusak. Jika dibiarkan, akan ada potensi kerusakan lebih lanjut pada komponen lainnya," tegas Dimas.
Kerusakan pada drive axle juga sering diakibatkan oleh beban berat yang dibawa. Penggunaan yang intens dan jangka panjang dapat mempercepat keausan komponen, terutama pada truk-truk yang sering beroperasi di medan sulit atau membawa muatan berlebih. Untuk mencegah hal ini, pengemudi perlu melakukan inspeksi berkala terhadap drive axle serta komponen lain yang terkait.
"Masalah lain adalah kebocoran oli dapat menyebabkan gear tidak terlumasi dengan baik, sehingga mempercepat keausan. Pemeriksaan oli secara berkala dan penggantian seal yang bocor sangat penting untuk menjaga gear dan komponen internal lainnya berfungsi dengan baik," tutup Dimas.
Editor: Sigit Foto: truckmagz