Ditjen Perhubdat Pastikan Sinergi antar Instansi Pemerintah Jelang Nataru 2022

22 / 11 / 2022 - in Berita

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyampaikan dalam sambutan rapat kerja agar lebih meningkatkan koordinasi antar instansi

Sebelumnya, Ditjen Perhubdat sudah mulai mengecek kesiapan sektor transportasi untuk menyambut libur Natal 2022 dan tahun baru 2023 (Nataru). Puncak arus mudik periode libur tersebut diprediksi terjadi sebelum Natal 25 Desember. Persiapan dilakukan mulai dari pengecekan kesiapan prasarana transportasi darat. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno menyatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa terminal bus seperti Terminal Tipe A Harjamukti Cirebon, Terminal Tipe A Tegal, Terminal Tipe A Bulupitu Purwokerto, dan Terminal Tipe A Bobotsari Purbalingga.

Pada Natal dan Tahun Baru ini sudah ada kebebasan dan tidak ada larangan untuk mudik, jadi pasti ada peningkatan arus lalu lintas. Jadi saya minta pada Kepala BPTD, kadishub provinsi maupun kota/kabupaten untuk melakukan ramp check terhadap bus pariwisata,” kata Dirjen Sugiatno dalam Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat yang digelar secara hybrid, Selasa (22/11).

Pihaknya akan terus memperkuat sinergi antar instansi pemerintah di sektor transportasi darat. Kemenhub juga mengajak seluruh instansi pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah menyamakan visi dalam penyelenggaraan tugas, khususnya sektor perhubungan darat.

Adapun tiga pembahasan utama yang menjadi pokok diskusi dalam kegiatan rapat kerja tersebut seputar keselamatan transportasi darat, penanganan ODOL, serta pengarahan rencana operasi (renops) Angkutan Natal dan Tahun Baru 2022/2023.

Ia meminta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kepala Dinas Provinsi, Kota, dan Kabupaten agar memiliki visi yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam penanganan bidang transportasi dan lalu lintas. Dia juga mengingatkan agar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) beserta Polri dan TNI untuk dapat mengantisipasi lonjakan masyarakat yang akan melaksanakan liburan pada beberapa titik.

Salah satu latar belakang diadakannya rapat kerja tersebut, kata dia, lantaran akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan transportasi darat yang fatal dengan korban luar biasa.

Ia mengatakan tantangan dalam mengemban tugas tersebut makin berat mengingat jumlah penduduk Indonesia diperkirakan 60-70 persen tumbuh di perkotaan sehingga mobilitas bertambah. "Jangan sampai kita membangun transportasi tapi hanya sampai (batas) administratif kota atau kabupaten tapi perlu ada kolaborasi antar kota di sekitarnya,” kata Hendro.

Editor: Sigit Foto: Kemenhub



Sponsors