Mitos bahwa semakin sering mengganti oli, semakin baik untuk mesin, sering kali dianggap sebagai cara terbaik untuk menjaga performa kendaraan, termasuk truk medium. Banyak pengemudi berpikir bahwa penggantian oli yang lebih sering akan membuat mesin lebih bersih dan awet.
Malik Ahmad, Asisten Kepala Bengkel Roda Perkasa Nusa menerangkan bahwa mitos tersebut tidak selalu benar dan justru bisa menjadi pemborosan jika tidak dilakukan sesuai kebutuhan yang sebenarnya.
"Penggantian oli secara berlebihan sebenarnya tidak memberikan manfaat tambahan bagi mesin. Oli modern dirancang untuk bertahan lebih lama dan menjaga kualitas pelumasan bahkan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sebaliknya, mengganti oli terlalu sering hanya membuang-buang waktu dan uang tanpa memberikan keuntungan nyata pada kinerja mesin, dan bisa menyebabkan peningkatan biaya perawatan yang tidak perlu," jelasnya.
"Oli mesin tidak hanya berfungsi untuk melumasi tetapi juga untuk membersihkan dan menjaga suhu mesin. Oli yang digunakan dalam jangka waktu yang sesuai akan menjalankan fungsinya dengan baik, dan penggantian sebelum waktu yang direkomendasikan artinya oli belum benar-benar memenuhi seluruh siklus kerjanya. Ini dapat menyebabkan mesin kehilangan manfaat dari aditif oli," tambah Malik.
Oleh karena itu, lebih penting untuk mengikuti pedoman penggantian oli yang direkomendasikan oleh pabrikan, yang didasarkan pada jenis mesin, kondisi penggunaan, dan jenis oli yang digunakan. Mengganti oli sesuai dengan interval yang ditentukan memastikan bahwa mesin tetap terlindungi dan berfungsi dengan baik.
Editor: Sigit Foto: truckmagz