Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan bersama Direktur Utama PT Jasa Raharja dan Tim Survei melanjutkan rangkaian pengecekan kesiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peninjauan dilakukan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Banyuwangi, pada Jumat (29/11), serta Rest Area 575 A Ngawi untuk memastikan kesiapan fasilitas, termasuk area parkir bagi pemudik.
Dalam kunjungannya, Irjen Pol Aan Suhanan menerima pemaparan dari Ditlantas Polda Jawa Timur, Ditlantas Polda Bali, serta sejumlah stakeholder terkait mengenai persiapan di Pelabuhan Ketapang, Pelabuhan Gilimanuk, dan wilayah Bali. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan dua titik vital ini, yang menjadi jalur utama bagi kendaraan menuju dan dari Bali selama libur Nataru.
Irjen Pol Aan Suhanan mengingatkan kembali peristiwa dua tahun lalu, ketika antrean panjang terjadi di kawasan ini akibat cuaca buruk. Namun, ia menekankan bahwa perbaikan infrastruktur, seperti pengerukan kedalaman dermaga dan penambahan fasilitas, telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan kendaraan dari darat ke laut, baik menuju Gilimanuk maupun sebaliknya.
Untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan akibat cuaca ekstrem atau lonjakan volume kendaraan, Kakorlantas menjelaskan bahwa rencana kontingensi telah disiapkan. Salah satu langkahnya adalah penerapan sistem penundaan atau delaying system dan penggunaan buffer zone untuk mengalihkan kendaraan saat dermaga penuh. Selain itu, tiga kapal tambahan akan dioperasikan guna meningkatkan kapasitas penyeberangan selama libur Nataru.
Kakorlantas juga menyoroti pentingnya pengelolaan jalur wisata di Jawa Timur dan Bali. Ia menyebutkan bahwa sejumlah rekayasa lalu lintas telah dirancang untuk mengelola lima titik utama di jalur wisata. BPJT juga telah memastikan kesiapan jalan tol, jalur non-tol nasional, dan arteri untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan selama periode liburan.
Lebih lanjut, Irjen Pol Aan Suhanan memastikan bahwa pekerjaan konstruksi di jalur tol maupun non-tol akan selesai tepat waktu pada 15 Desember. Hal ini dilakukan agar seluruh jalur transportasi siap digunakan, terutama menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 22-23 Desember.
Sebelumnya, Kakorlantas bersama stakeholder terkait juga telah meninjau Pelabuhan Ciwandan dan Merak di Banten, yang menjadi pintu utama menuju Sumatra, serta Pos Cikopo di Purwakarta dan Gerbang Tol Kalikangkung di Jawa Tengah. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi guna menghadapi lonjakan arus kendaraan pada periode libur panjang.
Dengan langkah koordinasi lintas instansi ini, Kakorlantas optimistis pengelolaan arus mudik dan wisata pada libur Nataru dapat berjalan dengan baik, memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat.
Editor: Sigit Foto: POLRI