Beroperasi 2024, Tol Ini Berpotensi Bikin Bogor Bebas Macet

22 / 10 / 2020 - in Berita

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjanjikan konstruksi 11 ruas jalan tol bakal rampung hingga akhir 2020. Jika seluruh 11 ruas tol tersebut tuntas, dapat menurunkan waktu tempuh rata-rata per 100 kilometer yang berdampak pada penurunan biaya logistik. Saat ini waktu tempuh berada pada kisaran 2,3 – 2,5 jam per 100 kilometer.

Dalam target jangka panjang diharapkan dapat turun menjadi 1,5 jam per 100 kilometer,” tutur Dedy Rahadian, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR dalam siaran pers (22/10). Dari sekian banyak ruas jalan tol yang tuntas konstruksinya hingga penghujung tahun 2020, Tol Cengkareng-Kunciran adalah salah satunya.

Dari 11 ruas tol tersebut, Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A (Simpang Yasmin-Simplak) Dijadwalkan rampung konstruksinya pada Dessember 2020. Jalan tol ini dikerjakan oleh PT Marga Sarana Jabar (MSJ), salah satu anak usaha PT Jasa Marga. Jika konstruksinya rampung. Tol BORR Seksi 3A Simpang-Yasmin Semplak dapat tersambung dengan Jalan Tol BORR Seksi 1 hingga Seksi 2B Sentul-Simpang Yasmin.

Jalan Tol BORR Seksi 3A Yasmin-Semplak merupakan jalan tol layang yang dipasang menggunakan 2.166 box grider. Pemasangan box grider tersebut telah dilakukan sejak September 2019 lalu dan sudah terpasang seluruhnya. Diketahui, Jalan Tol BORR dibagi menjadi lima seksi dengan panjang total sekitar 12 kilometer.

Rinciannya, Seksi 1 Sentul-Kedung Halang sepanjang 3,85 kilometer dan telah beroperasi sejak 23 November 2009. Kemudian Seksi 2A Kedung Halang-Kedung Badak sepanjang 1,95 kilometer telah beroperasi sejak 28 Mei 2018. Selanjutnya, Seksi 2B Kedung Badak-Simpang Yasmin dengan panang 2,65 kilometer telah beroperasi sejak 7 Juni 2018.

Lalu Seksi 3A Yasmin-Semplak sepanjang 2,85 kilometer, dan terakhir Seksi 3B Semplak-Junction Salabenda sepanjang 1,01 kilometer dan ditargetkan beroperasi pada 2024. Kelak jika telah beroperasi, jalan bebas hambatan ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di kota Bogor, terutama di Jalan Sholeh Iskandar. Selain itu, keberhasilan ruasl tol tersebut diharapkan dapat membuat mobilisasi masyarakt Bogor menjadi lebih lancar.

Teks: Abdul

Foto: Kementerian PUPR

 



Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix