Berita Hoax Soal Air Keras dan Ban

08 / 06 / 2018 - in News
Sumber foto : www.pointofview.net

Sejak pertengahan tahun 2017 saya sering ditanya tentang kebenaran berita yang banyak beredar di media sosial, ban pecah setelah melindas botol bekas air mineral yang berisi air keras.

WhatsApp Image 2018-06-08 at 9.09.18 AM
Berulang kali pula sudah saya jelaskan, bahwa berita tersebut tidak benar. Namun berita hoax tersebut tidak berhenti dan tetap masih sering muncul di media sosial.  Sebagian orang yang bertanya kepada saya, malah belum mengerti benar, apa itu air keras dan bagaimana efeknya terhadap manusia dan botol plastik.

Ada 4 macam jenis air keras, yaitu asam klorida ( HCl ), asam sulfat ( H2SO4 ), asam fosfat ( H3PO4 ) dan asam nitrat ( HNO3 ).  Selama ini orang awam umumnya mengidentifikasikan hanya HCl saja sebagai air keras. Jika kulit manusia terkena air keras, akan terasa gatal, nyeri, bahkan bisa melepuh, tergantung dari volume yang mengenainya. Karena sifat air keras yang berbahaya, maka biasanya air keras disimpan dalam botol beling yang tersegel rapi.

Tidak mungkin air keras bisa disimpan dalam botol bekas air mineral terbuat dari polyethylene terephthalate ( PET ) yang sangat rapuh dan bahkan tidak tahan terhadap air mendidih dan bisa deformasi atau pecah.  PET adalah bahan dasar botol plastik yang paling rapuh.  Diatasnya ada high density polyethylene ( HDPE ), polyvinyl chloride ( PVC ) dan polystyrene ( PS ) yang lebih keras dan kuat.  Yang tahan untuk menyimpan air keras adalah botol berbahan dasar polypropylene ( PP ) yang sering digunakan sebagai botol susu bayi dan polycarbonate ( PC ) yang biasa digunakan oleh produk toples ternama.

Meskipun masih ada lagi larutan asam pekat yang lebih berbahaya, yaitu air raja yang dikenal dalam bahasa latinnya aqua regia yang terbuat dari asam nitrat ( HNO3 ) dicampur dengan asam klorida ( 3HCl ).  Hanya air raja yang bisa melarutkan raksa, timbal, emas dan platina, jenis logam-logam paling mulia dalam deret volta. Namun HCl saja sudah cukup untuk melumatkan botol plastik bekas air mineral. Semua jenis larutan asam tersebut termasuk bahan beracun dan berbahaya ( B3 ) yang gampang meledak. Menghirupnya pun sudah berpotensi merusak saluran pernapasan.

Nah, tentang kerusakan ban yang tertera dalam foto berita hoax itu sendiri adalah akibat ban telah berjalan dalam keadaan kekurangan tekanan atau kehabisan udara sama sekali yang dalam bahasa para tire engineer dikenal sebagai run flat.  Hal itu terlihat dari bagian dinding samping ban yang sobek tidak beraturan. Logikanya jika akibat terkena air keras kok bagian telapaknya tetap utuh.

Memang ban bisa saja bermasalah, jika terkena semua jenis larutan asam pekat. Namun dalam volume yang cukup banyak dan telak mengenainya.

BAMBANG WIDJANARKO
Tire & Rim Consultant

Editor : Sigit A

Sumber foto ilustrasi : www.pointofview.net



Sponsors

Truckmagz GIF

Media Banner for TruckMagz Indonesia-02

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel