Atasi Masalah Odol, Penindakan Bertahap Hingga Review Regulasi

28 / 08 / 2018 - in News
GIO_7534 ee

Indonesia Truckers Club TalkBiz yang selalu mengupas isu terhangat di dibidang transportasi dan logistik kembali digelar. Indonesia Truckers Club TalkBiz Surabaya 2018 berlanjut ke Kota Pahlawan yang berlokasi di Ballroom A Hotel Novotel Samator hari ini (28/8) mengangkat tema “Sengkarut Penertiban Truk Overload dan Overdimensi ”, Acara ini menghadirkan narasumber Wahyu Hapsoro Kepala Sub Direktorat Pengendalian Keselamatan Direktorat Pembinaan Keselamatan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kombespol Hery Sasongko Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Arjani Hia Putra Kasi Angkutan dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jawa Timur, Eny Mardisari Kasi Dikmas Polda Jatim, Gemilang Tarigan Ketua Umum DPP Aptrindo. Acara ini didukung sepenuhnya oleh Mobil Delvac by ExxonMobil, PT Chakra Jawara, Sailun Tyre dan PT Dwi Multi Makmur agen tunggal pemegang merek HJ Bridge.

Untuk menangani kasus Over Dimensi Over Load (ODOL), Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Wahyu melakukan penindakan bertahap “Sebenarnya semenjak jaman truk muatan ada, ODOL ini menjadi masalah yang hampir tidak pernah tuntas. Jika bicara keselematan, seharusnya terkait overdimensi itu harus dipatuhi. Karena keselamatan tidak mengenal toleransi terhadap apapun. Seperti diketahui ODOL ini menimbulkan ketidaknyamanan di jalan raya, menimbulkan kemacetan, konsumsi bahan bakar menjadi boros dan waktu tempuh perjalanan bertambah. Terkait itu mendorong kami untuk melakukan perbaikan pengangkutan barang . Sejak awal 2018 Kami sudah melakukan sosialisasi di sejumlah Jembatan Timbang mulau Bulan Januari. Berbicara prioritas kami mulai dulu dengan truk-truk yang melebihi muatan diatas 100 persen,” ungkapnya.

Wahyu melanjutkan “Kami menyikapi hal ini dengan lebih soft dan memberikan kesempatan kepada pengusaha pelan-pelan untuk mengikuti aturan. Itu juga tidak lepas dengan kemampuan Jembatan Timbang yang kami perhitungkan. Jembatan Timbang mana yang sudah siap. Dengan pelan dan bertahap ini, harapan kami hasilnya lebih optimal daripada langsung menindak seluruh pelanggar. Sejalan Bulan Agustus pun, ada usulan dari asosiasi transportasi yang masuk. Atas perintah atasan kami, usulan inilah yang diberi kesempatan untuk dilanksanakan di Jembatan Timbang terkait. Harapan kami, tingkat kepercayaan pengusaha transportasi barang terhadap kami juga meningkat. Selain itu semua kami melakukan pengamanan di hulu dengan review regulasi, “jelas Wahyu.

Teks : Sigit A

Foto : Giovanni

 

 



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix