Asperindo Protes Tarif Kargo Udara Naik

28 / 11 / 2018 - in News
001 asper

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) melakukan protes terhadap kebijakan sepihak maskapai penerbangan yang menaikan tarif Surat Muatan Udara (SMU). Protes tersebut telah disampaikan Asperindo melalui surat kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada pertengahan Oktober 2018 lalu. Selama bulan Oktober 2018, diketahui sejumlah maskapai menaikannya sampai dengan dua kali dalam sebulan.

Asperindo berpendapat, kebijakan menaikan biaya kargo udara berpotensi meningkatkan biaya logistik di Indonesia yang selama ini dinilai masih tinggi. Naiknya tarif SMU juga berlawanan dengan semangat seluruh perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos dan logistik guna mendorong sektor UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Bahkan, beberapa anggota Asperindo memiliki program yang berkenaan dengan meningkatkan daya saing produk UKM.

Sangat disayangkan apabila kebijakan naiknya kargo udara berpotensi memberikan dampak yang kurang baik juga terhadap perkembangan para UKM,”ujar M. Feriadi, Ketua Umum Asperindo di kantor Sekretariat, Bintaro, Jakarta beberapa waktu lalu. Guna mengatasinya, saat ini Asperindo menghimbau para anggota untu memilih moda transportasi alternatif lain untuk pengiriman paket selain pesawat terbang untuk menekan biaya operasional.

Meski diakui Feriadi, langkah tersebut sebenarnya merugikan maskapai penerbangan karena berdampak pada berkurangnya penggunaan moda transportasi udara. Kondisi ini membuat tarif pengiriman para perusahaan anggota Asperindo akan mengalami penyesuaian mulai 1 Januari 2019. Solusi lain, ke depan Asperindo berencana untuk menyediakan angkutan ‘freighter’ yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan anggota secara bersama-sama.

Teks: Abdul

Foto: Asperindo



Sponsors

GIIAS

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel