Aptrindo Pertanyakan Lagi Perda Jakarta No.5 Tahun 2014

18 / 01 / 2016 - in News

Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta No.5 Tahun 2014 Tentang Transportasi, Pasal 51 Paragraf 1 tentang Kendaraan, Ayat 2 menyatakan bahwa masa pakai kendaraan bermotor umum dibatasi dengan ketentuan sebagai berikut. Untuk mobil bus besar paling lama 10 tahun (a); mobil bus sedang paling lama 10 tahun (b); mobil bus kecil, mobil penumpang umum dan angkutan lingkungan paling lama 10 tahun (c); taksi paling lama 7 tahun (d); dan mobil barang paling lama 10 tahun (e).

Terutama poin e Ayat 2 Pasal 51 Perda No.5 Tahun 2014 yang menegaskan bahwa masa pakai untuk mobil barang alias truk paling lama 10 tahun, sempat memicu reaksi keras khususnya dari para pelaku bisnis trucking di Jakarta yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).

Pasalnya, Perda No.5 Tahun 2014 yang telah diundangkan di Jakarta sejak 29 April 2014 lalu sewaktu Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dijanjikan akan dibatalkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Januari 2015 lalu.

Namun hingga berita ini diturunkan belum ada keputusan pastinya. Meski saat itu, Ahok hanya mengungkapkan soal pembatasan usia angkutan umum yang menurutnya dapat digunakan hingga 50 tahun dan berpatokan pada hasil uji kelayakan berkala alias KIR.

Menurut Kyatmaja Lookman, Wakil Ketua bidang Distribusi dan Logistik Aptrindo, kendaraan itu layak atau tidak ditentukan dari hasil uji KIR kendaraan dan bukan berpatokan pada umur pakainya saja.

Seperti di Australia, kendaraan niaga di negeri Kanguru itu bisa dipakai selama mungkin sejauh masih layak jalan. Di negara itu ada pengecekan total kendaraan 5 tahunan di bengkel mitra pemerintah untuk diterbitkan KIR. kemudian jika kendaraan masih layak maka KIR kendaraan bisa dilanjutkan hingga lima tahun berikutnya.

Lain halnya dengan Jepang yang notabene sebagai negara maju dan pusat otomotif dunia. Jepang memberlakukan insentif dengan potongan pajak kepada pengusaha truk yang menjual kendaraannya setelah 10 tahun. Hal ini dilakukan untuk mensupport industri otomotif mereka. “Jangan sampai kita yang bukan negara otomotif menerapkan kebijaksaan serupa, bukannya pemerintah semestinya membantu pengusaha lokal?” ungkap Kyatmaja.

Mengutip penjelasan Alan Caugant, Sales Director PT Volvo Indonesia, truk di Indonesia sangat rendah utilisasinya yaitu sekitar 50 ribu km/tahun, jika dibandingkan dengan Thailand yang punya jam terbang hingga 120 ribu km/tahun dan di Eropa yang terapkan masa pakai truk hingga 200 ribu km/tahun.

Umur pakai truk itu umumnya hingga mencapai level engine overhaul, yaitu sekitar 1 juta km. Oleh karena itu untuk menghabiskan umur kendaraan sampai engine overhaul saja dibutuhkan 20 tahun di Indonesia, sedangkan di Thailand dibutuhkan 8 tahun sedangkan di eropa hanya 5 tahun. Itu sebabnya truk-truk besar bekas dari Eropa setelah 5 tahun banyak yang dijual ke Indonesia, lantaran usia ke-ekonomian-nya telah tercapai.

Namun begitu, menurut Kyatmaja, untuk penggunaan kendaraan di atas 1 juta km tidak direkomendasikan karena biasanya umurnya juga tidak terlalu lama lagi seperti baru, selain itu banyak sekali komponen yang harus diganti sehingga baiknya diganti yang baru. Karena kendaraan yang terlalu tua juga akan terus merong-rong di jalan, kecuali dilakukan major overhaul oleh teknisi yang sangat berpengalaman juga biayanya sangat mahal, belum lagi jika ada collateral damage ketika terjadi kegagalan fungsi pada kendaraan seperti rem blong, as roda patah, dsb.

Selain itu, lanjut Kyatmaja, kendaraan barang sangat berbeda karakteristiknya dengan kendaraan penumpang. Jika kendaraan penumpang yang terpenting soal kenyamanan penumpang, untuk angkutan barang yang paling utama adalah soal harga. “Angkutan penumpang seperti Bus Transjakarta dijamin oleh pemerintah berupa harga per km, sedangkan angkutan barang tidak ada yang menjamin. Kita tidak setuju dengan pembatasan kendaraan 10 tahun karena kendaraanya belum expired,” tandasnya.

Teks dan Foto : Antonius S



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix