Aptrindo Luncurkan Koptrindo Bagi Pengusaha Truk Perorangan

15 / 01 / 2016 - in News

Realiasasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.101/2014 yang dimulai sejak 1 Maret 2015, memicu kekhawatiran para pengusaha truk khususnya yang belum berbadan hukum alias perorangan.

Menyiasati Permendagri No. 101/2014 khususnya Pasal 18 ayat 2, bahwa kendaraan bermotor angkutan umum orang dan kendaraan bermotor angkutan umum barang yang dimiliki secara perorangan wajib diubah menjadi berbadan hukum Indonesia paling lama satu tahun sejak peraturan menteri ini diundangkan, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) akhirnya memberi solusi lewat pembentukan koperasi bernama Koptrindo.

Menurut Sugi Purnoto, Wakil Ketua Aptrindo, Koptrindo akan menampung para pengusaha truk perorangan agar mendapatkan izin sesuai yang diatur dalam peraturan tadi. Sugi menjabarkan keuntungan apa saja yang didapat oleh pengusaha truk perorangan setelah masuk dalam Koptrindo. Salah satunya, lanjut Sugi, berhak menggunakan pelat kuning lantaran pihak koperasi membantu dalam proses pengurusannya.

Selain itu, masih menurut Sugi, para pengusaha perorangan yang bergabug dalam Koptrindo tidak perlu menyediakan fasilitas garasi kendaraan (pool), karena sudah disedikan oleh koperasi. Sebab pengadaan areal pool bagi perusahaan angkutan angkutan umum orang maupun perusahaan angkutan angkutan umum barang, adalah wajib hukumnya sesuai dengan aturan turunan terbaru dari Permendagri No. 101/2014 berupa Surat Izin Perusahaan Angkutan (SIPA).

Persoalan banyaknya pengusaha perorangan yang mengendarai sendiri truknya dan tak jarang memberlakukan tarif jasa angkut tidak sesuai aturan yang berlaku di pasar, lagi-lagi Sugi menanggapinya dengan positif. “Ketika mereka (para pengusaha truk perorangan) masuk dan menjadi anggota koperasi, otomatis mereka akan mengacu pada harga pasar. Sebab jasa angkutan perorangan dalam tanda kutip negatif sering mengacaukan harga, tapi saya tidak bilang merusak pasar,” urainya, Jumat (15/01).

Persaingan di kalangan pengusaha angkutan barang pun bakal lebih fair dan tidak merusak pasar, jika diwadahi koperasi seperti Koptrindo ini. Untuk biaya yang harus disetor oleh para anggota, Sugi menegaskan lagi, hal tersebut mengacu pada undang-undang koperasi yang didalamnya ada tiga komponen yaitu iuran pokok, iuran wajib, dan iuran sukarela.

Teks : Antonius S

Foto : Anang F



Sponsors

 

 

AFFA-logisticsphotocontest 

logo-chinatrucks300 327pix