Aptrindo Jateng & DIY Sambut Baik Rencana Operasional Truk pada Lebaran Tahun Ini

12 / 03 / 2019 - in News
Pembatasan Truk Barang

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia ( Aptrindo ) Jateng & DIY menyambut baik wacana pemerintah memperbolehkan truk beroperasi pada masa-masa sebelum dan sesudah perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah yang akan jatuh pada tanggal 5 dan 6 Juni 2019. “Jika pembangunan beberapa ruas infrastruktur tol elevated pada lintasan tol Jakarta – Cikampek bisa rampung dan dioperasikan sesuai target Kementerian PUPR menjelang libur Idul Fitri, maka imbasnya jalur yang selama ini menjadi momok sebagai pusatnya kemacetan di pulau Jawa saat arus mudik dan balik akan berkurang bebannya secara signifikan,” kata Yanuar Iswara Ketua Bidang Angkutan Lintas Daerah DPD Aptrindo Jateng & DIY.

Yanuar menambahkan, “Saat itu daya tampung arus mudik dan balik akan terbagi merata pada 3 jalur utama, yaitu jalan arteri lama atau jalan Daendels, jalan tol Jakarta – Cikampek yang lama dan jalan jalan tol Jakarta – Cikampek elevated. Saya kira, kami patut mengapresiasi rencana Pemerintah mengijinkan truk tetap beroperasi pada saat-saat sebelum dan sesudah perayaan hari raya Idul Fitri. Sebetulnya tanpa dilarang pun secara otomatis truk akan berhenti beroperasi dengan sendirinya ketika semua sopir, kernet, kuli bongkar muat dan kepala gudang akan ikut merayakan hari raya Idul Fitri secara serempak di seluruh Indonesia. Atau ketika jalanan sudah terlalu padat untuk dilalui,” tambah Yanuar pengusaha truk asal Solo ini.

“Sebab pada Hari Raya Idul Fitri tidak hanya umat Muslim saja yang merayakannya, melainkan sudah menjadi tradisi dan budaya sejak dulu, selain umat Muslim merayakan hari kemenangannya pada hari besar dan sakral tersebut, seluruh masyarakat Indonesia juga menjadikannya sebagai hari libur untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan teman-teman,” jelas Yanuar.

Yanuar justru mengkhawatirkan, kemacetan akan terjadi di daerah-daerah yang selama ini menjadi tujuan wisata, seperti kawasan Joglosemar ( Yogyakarta, Solo dan Semarang ). Sebab walaupun titik-titik wisata baru banyak ditemukan sejalan dengan maraknya penggunaan media sosial, namun jalanan yang menuju ke tempat-tempat wisata tersebut masih relatif kecil daya tampungnya. “Apalagi saat ini masyarakat pedesaan sudah semakin makmur dan memiliki cukup banyak uang untuk berwisata,” tutup Yanuar.

Oleh

YANUAR ISWARA
Ketua Bidang Angkutan Lintas Daerah
DPD Aptrindo Jateng & DIY

Editor : Sigit A



Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix