Apindo Minta Insentif Peremajaan Armada jika Zero ODOL Dipaksakan Januari 2023

26 / 07 / 2021 - in Berita

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi B. Sukamdani meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menunda implementasi kebijakan Zero ODOL (over dimension & overload) pada 1 Januari 2023. Hal ini dikatakan Hariyadi mengingat dampak pandemi yang belum juga usai hingga saat ini.

Hariyadi mengungkapkan bahwa Apindo secara prinsip mendukung kebijakan Zero ODOL, namun bila implementasinya dipaksakan pada awal tahun 2023 akan menuai banyak masalah. “Untuk saat ini tidak mungkin memaksakan sesuatu yang hanya bisa dilakukan dalam kondisi normal,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa kebijakan Zero ODOL memiliki konsep yang bagus karena mempertimbangkan kapasitas angkut truk atau tonase, dengan daya dukung jalan dan perawatannya. Opsi yang sempat dimunculkan Kemenhub adalah penggunaan truk multi-gandar, namun lagi-lagi opsi itu dianggap bukan pilihan yang tepat untuk saat ini.

Hariyadi menyatakan bahwa perlu investasi untuk peremajaan armada baru dengan truk multi-gandar, yang notabene harga pasarannya agak lebih mahal dibandingkan jenis truk pada umumnya dengan konfigurasi poros roda 6×2 atau 4×2.

“Kalau harga untuk investasi truk yang ditawarkan menarik karena ada insentif pemerintah, tentu pengusaha tidak keberatan. Dana untuk insentifnya mungkin bisa dialokasikan dari biaya pemeliharaan jalan yang ke depan pastinya akan jauh berkurang. Pemerintah jangan membiarkan pelaku usaha untuk mikir sendiri. Perlu solusi dan kerja sama agar dunia usaha bangkit,” ujar Hariyadi.

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix