Apa Itu Mesin Diesel Common Rail, TDI dan Diesel Konvensional?

11 / 04 / 2018 - in Ask The Expert
_DSC1362

Kini, mesin diesel sudah banyak sekali mengalami perkembangan, ada mesin diesel common rail yang menjadi teknologi mesin sebagai perkembangan dari mesin diesel konvensional. Lalu ada jenis mesin Turbocharged Direct Injection (TDI), apa itu? Sumaryanto Manager Teknik PT Duta Putera Sumatera akan menjelaskan ketiganya.

Desain mesin diesel common rail umumnya dengan tabung terhubung ke semua injector. Desain mesin ini selangkah lebih maju dari desain mesin diesel jaman dulu. Dengan teknologi common rail, lebih sedikit bahan bakar yang terbuang dalam sistem karena bahan bakar di dalam diatur dalam sejumlah tekanan tertentu yang memecah bahan bakar ke partikel terkecilnya.

“Common rail ini kan kalau secara prinsip kerja untuk menciptkan tekanan tinggi dengan satu pompa. Sistem injection konvensional kan masing-masing tekanan dikerjakan satu pompa. Keuntungan common rail dengan satu pompa, pressure selalu ada, kapan akan dilakukan pembakaran itu bebas-bebas saja. Tidak tergantung pada saat pemompaan. jadi singkatnya terkakumulasi pressure-nya. Kapan disemprotkan sudah ready. Itu yang menyebabkan efisiensi lalu getaran yang minim, tingkat kebisingan juga lebih rendah,” katanya.

Sumaryanto melanjutkan, “Jika mesin injection konvensional saat semprot waktunya hanya sekali. Kalau common rail bisa disemprotkan 3 kali dalam satu pembakaran. Pre-injection untuk memanaskan suhu mesin. Main injection untuk menciptkan tenaganya. Post injection ini untuk mengatur emisi gas buang. Dalam satu pembakaran bisa terjadi 3 kali pembakaran yang berbeda-beda. Jika injection konvensional begitu semprot pada puncak injection ya segera harus disemprotkan. Setelah lewat masa itu tidak bisa semprot lagi. Low lagi tekanannya,” jelasnya.

Dengan common rail memungkinkan bahan bakar dicampur dengan udara sehingga lebih efisien. Common rail bekerja dengan mengandalkan sensor di beberapa titik. Ini termasuk jumlah bahan bakar yang akan disemprot, waktu injeksi, besar beban, dan tekanannya. Menurut studi teknologi, mesin diesel common rail meningkatkan kinerja mesin diesel hingga 25 persen. Dengan getaran minim, memungkinkan kendaraan untuk berjalan lebih lancar dan lebih tenang. “Meskipun harga kendaraan bermesin common rail sedikit lebih mahal daripada mesin diesel konvensional, konsumen dapat menghemat banyak bahan bakar karena lebih sedikit bahan bakar yang terbuang,” ungkapnya.

Lalu, Turbocharged Direct Injection, atau TDI, adalah desain mesin turbo diesel yang memiliki fitur turbocharging dan injeksi bahan bakar langsung. Biasanya digunakan untuk light truck, TDI menggunakan injeksi langsung, di mana bahan bakar yang dikabutkan langsung disemprotkan ke ruang bakar utama mesin melalui injektor bahan bakar. Dengan turbocharger, ada peningkatan jumlah udara yang dapat masuk ke silinder. Ada juga intercooler yang dapat menurunkan suhu mesin yang memungkinkan untuk meningkatkan jumlah bahan bakar yang dapat disuntikkan dan dibakar. Hasilnya, mesin memiliki kekuatan dan efisiensi yang lebih besar. TDI memiliki luasan permukaan kecil, sehingga meningkatkan efisiensi mesin dengan kebisingan pembakaran minimal

“Untuk maintenance, ketakutan pemilik truk itu karena teknologi sudah modern, sudah elektronik semuanya. seperti takut jika ada apa-apa dengan mesin common rail harus ke bengkel resmi. Memang ada hal – hal tertentu yang bisa ditangani sendiri. Error code di dashboard bisa dibaca di manualnya. Dan memang untuk diagnostic tool ini hanya untuk mempercepat diagnostic, bukan untuk memperbaiki. Perbaikan ya secara mekanikal. Electric ya perbaikan electric,” tambah Sumaryanto.  Perawatan mesin diesel common rail ini plus minus. “Kalau injection pump kan banyak yang bisa repair, beda dengan common rail ini lebih jarang. Segi perawatan ini sama saja. Komponen sama, hanya beda sistem pembakaran saja. Elektronik ini kan lebih presisi,” tutup Sumaryanto.

Teks : Sigit A

Foto : Bayu



Sponsors

Truckmagz GIF

Media Banner for TruckMagz Indonesia-02

KI-2018-Web-Banner-320x327 (TruckMagz)

1cemat-banner300-80-cn 

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel