Antisipasi Kebakaran pada Truk

03 / 09 / 2021 - in Tips & Trik

Risiko kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Pada kendaraan yang berjalan pun kemungkinan kebakaran bisa terjadi. Sumber api pada kendaraan bisa dari masalah pada perangkat atau sistem kerja komponen elektrik. Zulkarnaen Kasi Pemeliharaan Peralatan Dinas Kebakaran Kota Surabaya menjelaskan, “Temuan awal tim pemadam kebakaran pada sebagian besar kebakaran truk adalah dari routing, kliping, atau gesekan kabel listrik di kendaraan. Meskipun sebagian besar pabrikan truk sudah merapikan kabel pada posisi yang aman dan rapi, seiring usia kendaraan lama-kelamaan kabel menjadi aus. Kabel bisa lebih cepat aus untuk konfigurasi tertentu,” katanya. Berikut adalah beberapa tindakan yang direkomendasikan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran pada truk.

Pemeriksaan Kabel

“Sebenarnya ini adalah tugas mekanik ketika pengecekan visual, yaitu dengan mencari penipisan, retak atau kabel yang mungkin menimbulkan risiko kebakaran. Potensi kebakaran bisa meningkat jika perawatan rutin kendaraan tidak dilakukan. Hal seperti ini yang akan memperbesar risiko kebakaran. Mekanik harusnya memiliki jadwal servis mengingat peralatan elektrik aftermarket seperti radio, modul, dan charger memiliki kerentanan mengalami konslet,” kata Zulkarnaen.

Komponen Aftermarket

Fianto Wicaksono Asisten Kepala Bengkel Santun Karya Teknik Driyorejo menyebutkan bahwa pengaturan atau konfigurasi kabel pasti berbeda dengan ruang mesin. “Mudahnya begini, mengganti starter atau alternator yang sedikit berbeda spek mungkin membutuhkan pengabelan yang berbeda dari part orisinalnya. Misalnya agak renggang atau pengencangan tertentu. Konfigurasi dari komponen baru ini dapat menyebabkan arus tambahan atau bahkan pengurangan arus listrik pada kabel dan meningkatkan risiko kerusakan serabut kabel. Ketika ini terjadi, kabel yang terbuka dapat bersentuhan dengan plat logam untuk ground sehingga menimbulkan nyala percikan api,” jelasnya.

Komponen Tambahan di Luar Standar

Peralatan elektrik tambahan seperti inverter, rotary, senter atau charger bisa menjadi penyebab kebakaran truk.  Instalasi aftermarket dari peralatan elektrik terkadang membutuhkan alur baru dan perlu melubangi body untuk jalannya kabel. “Modifikasi yang tidak sempurna tanpa memperhitungkan besaran arus, tidak memerlukan waktu lama kabel mengalami keausan dini. Risiko penyebaran api bisa menjadi lebih besar karena karet dapat lapuk dan retak, lama-kelamaan menyebabkan pembungkus kabel terkikis dan membuat kontak dengan plat logam,” tambah Fianto.

Salah satu contoh perangkat yang sering menyebabkan kebakaran adalah pematik rokok dan colokan 12-volt sebagai stop kontak. Ketika soket digunakan untuk menyalakan perangkat portable, fungsi pemanas lama-kelamaan berkurang, menyebabkan gulungan tembaga macet dan kepanasan. Stop kontak bisa digunakan untuk mengisi baterai perangkat portable di kendaraan. Lupa mencabut atau mematikan perangkat charger bisa menyebabkan kebakaran baik di bengkel atau kabin.

Kabel yang tidak Tepat

“Ketika ukuran serabut kabel tidak memenuhi kebutuhan aplikasi yang digunakan, hal tersebut bisa menjadi panas dan menimbulkan kebakaran serius. Pemadam kebakaran memahami potensi bahaya kebakaran karena instalasi listrik atau perbaikan dari mekanik yang kurang memahami dengan persyaratan arus listrik dari peralatan yang dipasang di kendaraan. Ini bisa fatal akibatnya,” tegas Zulkarnaen.

Jika kabel tidak dibalut dengan isolator, kemungkinan serabut menjadi tidak stabil karena gesekan atau suhu tinggi dan bisa meningkatkan kemungkinan risiko kebakaran. Sebelum melakukan instalasi, sebaiknya tentukan jenis kabel apa yang cocok untuk aplikasi dan merapikan dengan selotip elektrik mengurangi risiko kebakaran yang lebih besar.

Memeriksa Peralatan

Sistem kelistrikan peralatan pada kendaraan menggunakan sumber daya aki. Karena aki perlu dukungan daya, alternator menjaga semuanya berjalan normal dengan mengisi ulang daya aki. Daya dari aki harus bisa menangani semua beban listrik secara bersamaan.

Total Connected Load (TCL) pada dasarnya adalah jumlah dari seluruh arus yang dikonsumsi oleh semua peralatan listrik ketika beroperasi. Dalam perhitungan elektrik kendaraan, alternator mampu menyediakan TCL dan masih memiliki cadangan sebesar 20 persen. Ketika TCL pada bagian tertentu dari peralatan melebihi output alternator, otomatis alternator bekerja lebih keras dan usia pakai bisa berkurang secara dramatis.

Pengaruh kumulatif dapat mempersingkat masa pakai aki dan alternator serta penggunaan yang tidak semestinya dalam arus listrik di sistem kelistrikan kendaraan. Fluktuasi dalam arus listrik dapat menyebabkan panas yang tidak diinginkan. “Pemanasan kabel dan kontraksi ini dapat menyebabkan insulasi kabel menjadi lecet, retak berlanjut menjadi sangat panas sehingga bisa memicu kebakaran,” jelas Fianto.

Informasi Dashboard

Pengemudi harus mampu memahami informasi dari panel dan indikator sistem kelistrikan kendaraan. Voltmeter secara langsung mengukur kinerja sistem pengisian aki, kemampuan alternator untuk memenuhi TCL.  Ketika pembacaan voltmeter antara 14 dan 14,5 volt, alternator sesuai dengan TCL. “Jika terjadi masalah pada alternator, pembacaan voltmeter akan turun di bawah 14 dan terus turun ketika aki kehabisan daya. Perlu diketahui mekanik harus memahami bahwa aki 12 volt terisi penuh pada 12,66 volt artinya enam sel dengan 2,1 volt per sel-nya,” ungkap Fianto.

Meminimalkan Risiko

Ada sejumlah cara mekanik dapat meminimalkan risiko kebakaran.

  • Periksa bahwa kendaraan memiliki perlindungan, yaitu pemutus sirkuit pada alternator. Perangkat ini bersifat wajib pada truk tangki BBM.
  • Periksa kabel starter, apakah terisolasi ganda dan terlindung dari gesekan.
  • Gunakan pipa atau selang plastik untuk melindungi kabel listrik.
  • Rekatkan ulang kabel dengan klem karet untuk menahan kabel listrik utama. Hindari klem yang memiliki logam dan lapisan karet tipis. Jika lapisan karet terkelupas, pertemuan dengan gesekan logam akan memicu kebakaran.
  • Rapikan bagian yang mudah terbakar, seperti noise protector, pelindung mesin fiberglass dari turbo dan knalpot.
  • Periksa dan kencangkan bearing roda secara teratur.
  • Jangan menambahkan beban listrik yang berat ke sirkuit listrik standar.
  • Gunakan udara terkompresi untuk membuang residu dari alternator dan motor starter.
  • Periksa rutin saluran bahan bakar dan jalur oli ke turbo. Pastikan selang bahan bakar dijepit di ujungnya.
  • Rawat perlengkapan yang berhubungan dengan selang oli atau BBM. Antisipasi apakah pemasangan kurang tepat yang menyebabkan kebocoran cairan.
  • Periksa apakah ban dipompa dengan ukuran yang sesuai dengan beban kendaraan.
  • Pastikan bahwa pelindung panas yang mungkin ada di knalpot kencang dan kokoh. Material knalpot untuk bahan yang mudah terbakar harus melebihi ketebalan 150 mm.
  • Disarankan untuk membawa alat pemadam kebakaran di kabin.

Api bisa bertahan atau membesar di bawah kondisi berikut.

  • Beberapa material yang mudah terbakar dipanaskan sampai suhu pengapiannya.
  • Ada pasokan oksigen yang cukup.
  • Ada jalur masuknya untuk api.
  • Kebakaran yang teroksigenasi dalam material yang memiliki suhu penyalaan rendah menyebar dengan cepat ketika kebakaran, misalnya, housing bearing roda.

Bahan-bahan mudah terbakar biasanya seperti berikut.

  • Kabel biasanya memiliki suhu pengapian sekitar 150 derajat C.
  • Bahan plastik dan polimer untuk pelindung kebisingan, isolasi, lantai, dan trim.
  • Fiberglass yang digunakan di kabin.
  • Cairan hidrokarbon seperti solar, oli pelumas, karet ban, dan grease.
  • Tabung plastik, tali, dan selang karet.
  • Hidrogen yang terbentuk di baterai yang menyebabkan ledakan.
  • Dari beberapa kejadian, plat logam tidak menjadi awal kebakaran. Solder meleleh dan aluminium meleleh akibat api. Tembaga, kuningan dan baja dioksidasi oleh paparan api, tetapi hanya meleleh di titik-titik pertemuan arus listrik pada kendaraan.

Sirkuit pendek listrik dapat menghasilkan spot lokal dengan suhu yang cukup panas untuk melelehkan logam-logam tersebut. Oleh karena itu, arus pendek listrik biasanya dapat diidentifikasi dari gelembung pemanasan yang biasa menimbulkan bau sebelum menjadi api.

Editor : Sigit



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix