Akses Vital di Kalbar Lebih Lancar Berkat Jembatan Kapuas Tayan

23 / 03 / 2016 - in Berita

Pengoperasian Jembatan Pak Kasih (Jembatan Kapuas Tayan) di Kecamatan Tayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (22/Mar) kemarin, akan memperlancar arus penyeberangan orang maupun barang di wilayah Kalbar.

Yudha Handita, Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jembatan Tayan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, jembatan dengan nilai investasi sebesar Rp 1,028 triliun ini sangat membuka akses vital di Kalbar.

Sebelum ada Jembatan Kapuas Tayan, menurut Yudha, penyeberangan untuk orang dan kendaraan roda dua selama ini mengandalkan perahu klothok (motor tambang), dengan waktu tempuh lebih dari 10 menit ditambah waktu antrinya. Sementara untuk penyeberangan mobil maupun truk menggunakan kapal ferry, dengan waktu tempuh 20 menit plus waktu antriannya.

Yudha menjelaskan bahwa untuk sekali menyeberang bagi truk bermuatan penuh bisa mencapai Rp 230 ribu. Sementara bagi masyarakat pengguna kapal ferry harus merogoh kocek cukup dalam sekitar Rp 100-150 ribu untuk satu kali penyeberangan. “Karena itu mereka sangat terbantu dengan adanya jembatan ini,” katanya.

Masyarakat juga dihimbau untuk ikut menjaga dan merawat jembatan yang telah terbangun tersebut. Masyarakat diharapkan tidak melakukan vandalisme dengan mencoret-coret jembatan atau melakukan hal-hal yang dapat merusak dan mengganggu fungsi jembatan.

Menurut Yudha, masyarakat sekitar sangat antusias terhadap keberadaan Jembatan Kapuas Tayan karena jembatan tersebut dijadikan tempat berfoto-foto. “Kita sampai punya petugas khusus untuk mengingatkan masyarakat agar tidak berfoto-foto atau selfie di atas jembatan namun ya seperti itu, ketika tidak ada petugas mereka kembali lagi, jadi main kucing-kucingan,” jelasnya.

Masyarakat dihimbau untuk tidak berfoto di atas jembatan (bahu jalan jembatan) karena sangat riskan memicu kecelakaan, lantaran sebagian besar kendaraan yang melintas di Jembatan Kapuas Tayan merupakan kendaraan besar (truk) dengan kecepatan tinggi. Masyarakat diharap dapat memfoto jembatan tersebut dari sisi luar jembatan.

Satuan Kerja Pelaksana Jembatan Tayan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR bekerjasama dengan kecamatan setempat, tengah melakukan penataan kawasan diujung-ujung sisi jembatan. Lantaran besarnya animo masyarakat yang ingin mengunjungi jembatan tersebut, secara tidak langsung akan mendorong tumbuhnya bangunan-bangunan liar yang menjajakan makanan dan minuman.

“Bapak Camatnya minta bantuan ke kami, untuk mendesainkan bangunan-bangunan di sisinya yang bagus dan tidak menimbulkan kesan kumuh, nanti desain tersebut sebagai panduan mereka untuk membangun, kami pun siap membantu,” tutup Yudha.

Teks : Antonius S

Foto : KompuBM-Kemen PUPR



Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix