Akhir 2018 Merak-Surabaya Akan Tersambung Tol

08 / 01 / 2018 - in News

Merak-Surabaya

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyatakan komitmennya, untuk merampungkan pembangunan jalan tol dari Merak-Surabaya sepanjang 929,7 km agar dapat beroperasi pada akhir 2018 mendatang. Ruas tol tersebut merupakan bagian dari Tol Trans Jawa sepanjang 1.167 km yang akan menghubungkan Merak hingga Banyuwangi.

Menurut Menteri PUPR, ditargetkan pada Juni 2018 Tol Merak-Surabaya sudah bisa digunakan secara fungsional guna mendukung kelancaran arus mudik lebaran tahun ini. “Progres pembebasan tanah juga baik dan ditargetkan selesai seluruhnya akhir Januari 2018. Tinggal percepatan konstruksinya kita lakukan,” kata Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menteri Basuki mengatakan bahwa koordinasi telah dilakukan antara Kementerian PUPR dengan Kementerian BUMN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta Kejaksaan dengan dibentuknya Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) yang dilakukan secara rutin guna mengatasi semua kendala di lapangan dan untuk mempercepat proses penyelesaiannya.

“Ada ruas tol yang menghadapi masalah teknis seperti di Pemalang-Batang yang berada pada hamparan tanah lunak sehingga harus menggunakan teknologi vakum seperti yang diterapkan pada ruas tol Palembang-Indralaya dan Pekanbaru-Dumai,” kata Menteri Basuki.

Tol Trans Jawa dibutuhkan, kata Menteri PUPR, untuk mengurangi biaya logistik dan meningkatkan kelancaran konektivitas di Pulau Jawa yang memiliki kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Beberapa ruas Tol Trans Jawa yang ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2018 yakni ruas Pejagan-Pemalang untuk seksi Brebes Timur-Pemalang (38 km) dengan target operasi Maret 2018, ruas Pemalang-Batang (39 km) yang akan beroperasi di bulan Juli 2018, ruas Batang-Semarang (75 km) dengan target operasi pada Mei 2018, ruas Semarang-Solo dari Salatiga-Kertosuro (33 km) dengan target operasi bulan Juli 2018, ruas Solo-Ngawi (90 km) yang ditargetkan beroperasi akhir Januari 2018, ruas Ngawi-Kertosono (87 km) dari Ngawi-Nganjuk (50 km) dengan target operasi Januari 2018, serta ruas Saradan-Kertosono (37 km) yang ditargetkan beroperasi pada Desember 2018.

Sedangkan untuk Tol Trans Sumatera juga terus dilakukan percepatan dan dalam waktu dekat akan diresmikan ruas Pelabuhan Bakauheni-Interchange Desa Hatta (8,9 km) yang merupakan bagian dari Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 km. Sebelumnya, tiga ruas tol telah diresmikan di tahun 2017 lalu yakni ruas Palembang-Indralaya Seksi 1 (7,75 km), ruas Medan-Binjai Seksi 2-3 (10,6 km), dan ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (41,6 km).

 

Editor: Antonius
Foto: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR



Related Articles

Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix

FA-CVL-Digital-Banner-300x327-pixel